Pengaruh discount price terhadap minat beli melalui consumer's perceived risk pada program flash sale di Shopee / Eko Bayu Prasetyo

Prasetyo, Eko Bayu (2019) Pengaruh discount price terhadap minat beli melalui consumer's perceived risk pada program flash sale di Shopee / Eko Bayu Prasetyo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Prasetyo, E.B. 2019. Pengaruh Discount Price Terhadap Minat Beli Pada Program Flash Sale Di Shopee. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Sopiah M.pd, M.M. Kata Kunci: Discount Price, Consumer’s Perceived Risk, Minat Beli Minat pembelian merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. Banyak faktor yang mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian. Discount price dan consumer’s perceived risk menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi minat atau tidaknya konsumen untuk melakukan pembelian. Dengan demikian maka diperlukan pembahasan mengenai faktor discount price dan consumer’s perceived risk yang dapat mempengaruhi minat beli pada konsumen tersebut. Hal tersebut juga dilakukan oleh Shopee yang berusaha menarik minat beli konsumen dengan diskon yang ditawarkan, namun tidak memunculkan risiko yang dipersepsikan di benak konsumen. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan : (1) Kondisi deskriptif discount price, consumer’s perceived risk, serta minat beli pada program flash sale di Shopee, (2) Pengaruh langsung discount price terhadap consumer’s perceived risk, (3) Pengaruh langsung dan tidak langsung discount price terhadap minat beli, dan (4) pengaruh langsung consumer’s perceived risk terhadap minat beli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan eksplanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna situs belanja online Shopee yang mengetahui program flash sale di Shopee dan memiliki niat untuk melakukan pembelian. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 250 responden berdasarkan rumus Daniel & Terrel. Penentuan sampel yang digunakan adalah incidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis jalur (path). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kondisi discount price sangat menarik, Consumer’s perceived risk tidak baik, dan minat beli dalam kategori berminat pada program flash sale di Shopee, (2) Discount price berpengaruh positif terhadap consumer’s perceived risk, (3) Discount price berpengaruh positif secara langsung serta berpengaruh negatif secara tidak langsung terhadap minat beli, dan (4) Consumer’s perceived risk berpengaruh negatif terhadap minat beli. Pihak shopee sebaiknya berusaha membenahi kualitas program flash sale yang selama ini telah dilakukan. Program tersebut harus mampu dijauhkan dari produk-produk yang palsu, yang mana disini Shopee harus cermat dalam menyeleksi setipa penjual yang akab bergabung pada program flash sale. Hal ini dilakukan untuk menjamin apa yang diharapkan oleh konsumen. Sehingga tidak terulang kembali kejadian dimana konsumen menerima produk yang tidak sesuai dengan deskripsi produk yang dipesan. Dengan demikian, konsumen akan percaya dan tidak takut untuk berbelanja online pada program flash sale di Shopee.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/97103

Actions (login required)

View Item View Item