Observasi histologi dan identifikasi fungsi endofit yang diisolasi dari tanaman binahong [anredera cordifolia (ten) steenis] / Siti Hartina Pratiwi

Pratiwi, Siti Hartina (2020) Observasi histologi dan identifikasi fungsi endofit yang diisolasi dari tanaman binahong [anredera cordifolia (ten) steenis] / Siti Hartina Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, Siti Hartina. 2019. Observasi Histologik dan Identifikasi Fungi Endofit pada Tanaman Binahong [Anredera cordifolia (Ten) Steenis]. Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti, M.Pd., (II) Dr. Sulisetijono, M.Si. Kata Kunci: Observasi histologik, Identifikasi fungi endofit, Binahong Binahong [Anredera cordifolia (Ten) Steenis] yang termasuk dalam familia Basselaceae merupakan tanaman berkhasiat obat karena mengandung senyawa metabolit sekunder antimikroba, yaitu: alkaloid, saponin, flavonoid dan polifenol. Senyawa metabolit juga dapat dihasilkan oleh fungi endofit yang hidup bersimbiosis mutualisme dengan tanaman inang. Fungi endofit biasanya terdapat pada berbagai jaringan tanaman inang, misalnya: dinding sel epidermis, dinding sel parenkima, dan dinding sel penutup stoma. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengobservasi letak fungi endofit pada jaringan daun, tangkai daun, batang, dan umbi batang tanaman binahong berdasarkan pengamatan secara histologik. 2) Mengidentifikasi spesies fungi endofit yang terisolasi dari daun, tangkai daun, batang, dan umbi batang tanaman binahong. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif eksploratif. Observasi letak fungi endofit dilakukan dengan cara membuat preparat bagian daun, tangkai daun, batang dan umbi batang binahong dengan cara membuat irisan paradermal, transversal, dan longitudinal, lalu dilakukan pengamatan mikroskopis. Potongan daun, tangkai daun, batang, dan umbi binahong diletakkan pada permukaan medium PDA lalu diinkubasi pada suhu 25-27oC selama 7x24 jam. Identifikasi dilakukan dengan cara mengisolasi fungi endofit yang tumbuh pada tepi potongan daun, tangkai daun, batang dan umbi pada permukaan medium PDA kemudian dibuat biakan murni dengan metode slide culture selanjutnya dideskripsi dan diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) fungi endofit yang diisolasi dari jaringan daun binahong terletak pada dinding sel epidermis, pada tangkai daun dan umbi berada pada ruang antarsel parenkima, dan pada batang binahong terletak pada dinding sel epidermis. 2) Spesies fungi endofit yang berhasil diidentifikasi terdiri dari 10 spesies antara lain: Colletotrichum ti, Colletotrichum alienum, Colletotrichum circinans, Scopulariopsis sp., Aspergillus ustus, Mycellia sterilia, Fusarium oxysporum, Colletotrichum psidii, Curvularia protuberata, dan Penicillium griseofulvum. Fungi endofit mampu menghasilkan metabolit sekunder yang bersifat antimikroba. Berdasarkan hal tersebut, maka fungi endofit yang telah diisolasi dapat dimanfaatkan sebagai sumber metabolit sekunder sebagai alternatif lain dari kegiatan mengambil bagian-bagian tanaman obat untuk memperoleh bahan antibiotik, sehingga dapat menjaga kelestarian tanaman obat dari kepunahan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/95245

Actions (login required)

View Item View Item