Daya antagonisme Trichoderma spp. terhadap Cladosporium cladosporioides penyebab penyakit embun jelaga pada tanaman kopi (Coffea arabica L.) secara in vitro / Sugi Hartono

Hartono, Sugi (2019) Daya antagonisme Trichoderma spp. terhadap Cladosporium cladosporioides penyebab penyakit embun jelaga pada tanaman kopi (Coffea arabica L.) secara in vitro / Sugi Hartono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Hartono, Sugi. 2019. Daya Antagonisme Trichoderma spp. terhadap Cladosporium cladosporioides Penyebab Penyakit Embun Jelaga pada Tanaman Kopi (Coffea arabica L.) secara In Vitro. Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti, M.Pd., (II) Dr. Sulisetijono, M.Si. Kata Kunci: daya antagonisme, Trichoderma spp., Cladosporium cladosporioides Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar keempat setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Produksi kopi di Indonesia mengalami fluktuasi dari tahun 2014 hingga 2016. Penurunan hasil produksi kopi di Indonesia dapat disebabkan oleh serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yaitu hama dan penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang tanaman kopi yaitu penyakit embun jelaga yang disebabkan oleh kapang patogen Cladosporium cladosporioi-des. Kapang tersebut mengin-feksi bagian daun sehingga proses fotosintesis menjadi kurang maksimal. Kapang tersebut pada umumnya dikendalikan dengan menggunakan fungisida sintetik, namun penggunaan dari fungisida tersebut dapat menyebabkan dampak negatif. Salah satu upaya yang tepat untuk mengendalikan C. cladosporioides tersebut yaitu menerapkan pengendalian hayati dengan menggunakan kapang antagonis Trichoderma. Trichoderma spp. memiliki kemampuan antagonis dalam menghambat pertumbuhan kapang patogen dengan mekanisme yang terdiri dari kompetisi, mikoparasit, dan antibiosis. Tujuan penelitian ini ialah: 1) menguji daya antagonisme T. viride, T. aureoviride, dan T. harzianum terhadap C. cladosporioides, 2) menentukan spesies Trichoderma yang paling efektif dapat mengendalikan pertumbuhan C. cladosporioides berdasarkan daya antagonisme yang dimiliki, 3) mengkaji mekanisme antagonis yang terjadi antara T. viride, T. aureoviride, dan T. harzianum terhadap C. cladosporioides. Penelitian terdiri dari dua tahap, yaitu pertama indentifikasi kapang patogen yang diisolasi dari daun tanaman kopi, kedua ialah pengujian daya antagonisme Trichoderma spp. terhadap C. cladosporioides dan dilanjutkan dengan pengamat-an mekanisme antagonisnya dengan menggunakan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron (SEM). Pengujian daya antagonisme dilakukan dengan menggunakan metode dual culture, yaitu menumbuhkan koloni Trichoderma spp dan C. cladosporioides dalam satu medium yang sama kemudian biakan di-inkubasi pada suhu 27oC selama 4 x 24 jam dan selanjutnya dilakukan perhitung-an daya antagonisme. Hasil perhitungan daya antagonisme dianalisis dengan menggunakan Anava dan dilanjutkan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada perbedaan daya antagonisme Trichoderma spp. terhadap C. clado-sporioides, 2) T. harzianum memi-liki daya antagonis paling tinggi (85,51%) dan berbeda secara signifikan dengan T. viride (74,91%) maupun T. aureoviride (69,81%), 3) mekanisme antagonis yang terjadi antara Trichoderma spp. terhadap C. cladosporioides terdiri dari kompetisi dan mikoparasit, yaitu hifa Trichoderma spp. menempel dan juga membelit hifa C. cladosporioides sehingga menyebabkan kerusakan struktur hifa, selanjutnya pertumbuhan koloni menjadi terhambat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 31 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/95234

Actions (login required)

View Item View Item