Isolasi dan identifikasi flavonoid dari buah sirsak (Annona muricata L.) serta uji aktivitasnya sebagai inhibitor xantin oksidase / Tutut Retno Nur'aini

Nur'aini, Tutut Retno (2020) Isolasi dan identifikasi flavonoid dari buah sirsak (Annona muricata L.) serta uji aktivitasnya sebagai inhibitor xantin oksidase / Tutut Retno Nur'aini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Isolasi dan Identifikasi Flavonoid Dari Buah Sirsak (Annona muricata L.) serta Uji Aktivitasnya Sebagai Inhibitor Xantin oksidase Tutut Retno Nur’aini S1 Kimia RINGKASAN Nur’aini, T. R. 2019. Isolasi, dan Identifikasi Flavonoid Dari Buah Sirsak (Annona muricata L.) dan Uji Aktivitasnya Sebagai Inhibitor Xantin Oksidase. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Subandi, M.Si., (II) Dr. Suharti, S.Pd., M.Si. Kata Kunci : Sirsak, asam urat, xantin oksidase, flavonoid Xantin oksidase dapat membentuk asam urat. Penumpukan asam urat berlebih menyebabkan hiperurisemia hingga gout. Penderita penyakit gout diberikan obat allopurinol. Allopurinol adalah suatu zat C5H4N4O yang digunakan dalam pengobatan asam urat kronis untuk mengurangi sintesis asam urat. Namun, konsumsi allopurinol dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping seperti penyakit inflamasi, darah tinggi, gagal ginjal, diare, ataupun gatal-gatal. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional anti asam urat adalah buah sirsak. Pada penelitian sebelumnya membuktikan bahwa buah sirsak mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid sebagai antihiperurisemia dengan jenis flavonoidnya yaitu apigenin, mirisetin, antosianin, morin, festin, quersetin, kaempferol dan rutin. Penelitian ini menggunakan daging buah sirsak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengisolasi senyawa flavonoid dari daging buah sirsak, 2) mengetahui aktivitas inhibisi flavonoid pada ekstrak dan isolat buah sirsak terhadap xantin oksidase dan 3) mengidentifikasi golongan senyawa flavonoid pada buah sirsak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif laboratoris dengan enam tahap yaitu : (1) preparasi sampel sirsak, (2) ekstraksi dari buah sirsak dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, (3) isolasi senyawa flavonoid dengan kromatografi lapis tipis dan uji fitokimia, (5) uji aktivitas inhibisi ekstrak dan isolat sirsak secara in vitro, dan (6) penentuan jenis senyawa pada buah sirsak dengan spektroskopi UV-Vis dan LC-MS/MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dan isolat sirsak mengandung flavonoid melalui uji fitokima dengan perubahan warna menjadi jingga dan merah muda setelah penambahan asam sulfat pekat. Jenis senyawa flavonoid yang terkandung dalam buah sirsak dari hasil uji Spektroskopi UV-Vis dan LC-MS/MS yaitu 3,5,7-trihydroxy-2phenyl-1λ 4-chromen-1-ylium termasuk hidroksiflavonoid, 3,5,7-trihydroxy-2-(4-hydroxy-3,5-dimethoxyphenyl)-5H-chromen-5yl) dan morin (2-(2,4-dihydroxyphenyl)-3,5,7-trihydroxychromen-4-one) termasuk flavon.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/94401

Actions (login required)

View Item View Item