Isolasi, identifikasi, dan uji aktivitas inhibisi secara in vitro isolat flavonoid buah nanas (Ananas comosus L.) dan lobak putih (Raphanus sativus L.) terhadap xantin oksidase / Miftahul Hasanah

Hasanah, Miftahul (2019) Isolasi, identifikasi, dan uji aktivitas inhibisi secara in vitro isolat flavonoid buah nanas (Ananas comosus L.) dan lobak putih (Raphanus sativus L.) terhadap xantin oksidase / Miftahul Hasanah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hasanah, M. 2019. Isolasi, Identifikasi, dan Uji Aktivitas Inhibisi secara In Vitro Isolat Flavonoid Buah Nanas (Ananas comosus L.) dan Lobak Putih (Raphanus sativus L.) terhadap Xantin Oksidase. Skripsi. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Subandi, M.Si., (II) Dr. Aman Santoso, M.Si. Kata Kunci: penyakit gout, xantin oksidase, ekstrak nanas, ekstrak lobak, flavonoid Penyakit gout adalah penyakit akibat gangguan metabolisme purin yang ditandai dengan hiperurisemia dan radang akut berulang-ulang. Dalam hiperuri semia, enzim yang berperan dalam sintesis asam urat dari hipoxantin menjadi xantin dan asam urat adalah xantin oksidase. Jadi, salah satu penanggulangan penyakit asam urat ialah dengan menghambat xantin oksidase, menggunakan allopurinol. Dalam nanas dan lobak, terkandung senyawa flavonoid yang mampu menghambat xantin oksidase, namun senyawa tersebut belum berhasil diidentifikasi dan di uji aktivitasnya secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat flavonoid yang aktif sebagai inhibitor enzim xantin oksidase, menentukan daya inhibisi secara in vitro, serta menentukan struktur isolat flavonoid secara spektroskopi. Penelitian deskriptif laboratoris ini, terdiri dari beberapa tahap, yaitu preparasi serbuk buah nanas dan lobak putih, ekstraksi dengan etanol dengan maserasi, isolasi flavonoid dengan KLT, uji fitokimia, uji inhibisi secara in vitro, dan menentukan jenis flavonoid menggunakan spektroskopi UV-Vis, FT-IR dan LC-MS/MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ekstrak etanol buah nanas dan lobak putih diperoleh masing-masing tiga isolat. Jika dibandingkan dengan allopurinol 100 ppm, aktivitas inhibisi masing-masing isolat yang diperoleh adalah: 1,35 kali untuk isolat pertama (IN1), 1,57 kali untuk isolat kedua (IN2), dan 3,67 kali untuk isolat ketiga (IN3), sedangkan dari ekstrak etanol lobak, juga diperoleh tiga isolat dengan daya inhibisi relatif masing-masing sebesar 1,10 kali (IL1), 0,83 kali (IL2) dan 0,92 kali terhadap allopurinol (IL3). Berdasarkan analisis spektroskopi, di dalam isolat yang memiliki inhibisi tertinggi dari nanas (IN3) dan dari lobak (IL1) masing-masing mengandung senyawa flavonoid afzelechin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/94392

Actions (login required)

View Item View Item