Pengaruh komposisi SiO2/Al2O3 dalam sintesis ZSM-5 dari silika lumpur geotermal dengan metode hidrotermal / Lailatul Ilmiyah

Ilmiyah, Lailatul (2019) Pengaruh komposisi SiO2/Al2O3 dalam sintesis ZSM-5 dari silika lumpur geotermal dengan metode hidrotermal / Lailatul Ilmiyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ilmiyah, Lailatul. 2019. Pengaruh Komposisi SiO2/Al2O3 dalam Sintesis ZSM-5 dari Silika Lumpur Geotermal dengan Metode Hidrotermal. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sumari, M.Si., (II) Dr. Fauziatul Fajaroh, M.Si. Kata Kunci: komposisi SiO2/Al2O3, sintesis ZSM-5, silika, lumpur geotermal, hidrotermal Lumpur geotermal merupakan hasil limbah buangan dari proses pemanfaatan panas bumi menjadi energi listrik oleh PLTP Dieng. Lumpur yang dihasilkan diketahui dapat menghambat produksi listrik karena membentuk sludge. Disisi lain, kandungan silika dalam lumpur geotermal dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku sintesis ZSM-5. Sintesis ZSM-5 dari silika murni, abu sekam padi, kaolin telah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kemurnian dan karakteristik silika dari lumpur geotermal, (2) karakteristik ZSM-5 sintetis berbahan lumpur geotermal sebagai sumber silika dengan metode hidrotermal, (3) pengaruh komposisi SiO2/Al2O3 yang berbeda dalam sintesis ZSM-5. Rancangan penelitian ini adalah eksperimental yang terdiri dari beberapa tahapan sebagai berikut: (1) pemurnian lumpur dengan metode leaching dan pengabuan, (2) ekstraksi silika dengan metode sol-gel caustic digestion, (3) sintesis ZSM-5 komposisi Si87Al9 dengan metode hidrotermal, (4) sintesis ZSM-5 komposisi Si89Al7 dengan metode hidrotermal, dan (5) karakterisasi ZSM-5 dengan XRD, XRF, FTIR, dan SEM. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) kemurnian silika sebesar 97,2% diperoleh dari tahap leaching, pengabuan, dan sol-gel caustic digestion, (2) ZSM-5 memiliki sifat fisik berupa padatan halus berwarna putih., (3) ZSM-5 komposisi Si87Al9 dan Si89Al7 disintesis pada suhu 150°C selama 12 jam dengan metode hidrotermal memberikan hasil yang berbeda. ZSM-5 dengan komposisi Si87Al9 memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan komposisi Si89Al7 pada pengujian XRD dan FTIR. Hal ini dibuktikan bahwa pada komposisi Si87Al9 terbentuk 12 puncak ZSM-5, sedangkan pada komposisi Si89Al7 hanya terbentuk 9 puncak ZSM-5. Hasil FTIR pada komposisi Si87Al9 menghasilkan lebih banyak vibrasi T-O maupun O-T-O dibandingkan pada komposisi Si89Al7. Akan tetapi, pada pengujian XRF dan SEM dihasilkan karakteristik ZSM-5 dengan komposisi Si89Al7 lebih baik dibandingkan komposisi Si87Al9. ZSM-5 dengan komposisi Si89Al7 memiliki rasio molar Si/Al sebesar 3,94, sedangkan komposisi Si87Al9 hanya sebesar 2,23. Uji SEM juga menunjukkan bahwa ZSM-5 dengan komposisi mol Si89Al7 memiliki morfologi permukaan berbentuk heksagonal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/94385

Actions (login required)

View Item View Item