Karakterisasi dan isolasi kasein dari susu sapi dengan metode pengendapan pada pI dan pemanfaatannya sebagai substrat enzim protease / Yoga Pratama

Pratama, Yoga (2019) Karakterisasi dan isolasi kasein dari susu sapi dengan metode pengendapan pada pI dan pemanfaatannya sebagai substrat enzim protease / Yoga Pratama. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Pratama, Y. 2019. Karakterisasi dan Isolasi Kasein dari Susu Sapi Segar dengan Metode Pengendapan pada pI dan Pemanfaatannya sebagai Substrat Enzim Protease. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Evi Susanti, S. Si., M.Si., (II) Dr. Suharti, S.Pd., M.Si. Kata kunci: kasein, protease, kadar air, rendemen, uji FT-IR, warna. Isolasi kasein dari susu sapi segar dengan metode pengendapan pada pI dalam merupakan salah satu pokok bahasan pada mata kuliah Praktikum Biokimia Umum di Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang (UM). Kasein hasil praktikum tersebut tidak pernah dikarakterisasi dan tidak disimpan dalam waktu yang lama, sehingga mudah rusak dan dibuang begitu saja. Pada penelitian ini akan dilakukan karakterisasi kasein yang diisolasi dari susu sapi melalui metode pengendapan pada titik isoelektrik yang dilakukan pada Praktikum Biokimia Umum di Jurusan Kimia FMIPA UM dan membandingkan kemampuan kasein hasil isolasi tersebut sebagai substrat pada uji aktivitas beberapa enzim protease dengan kasein komersial. Tahapan penelitian terdiri dari: (1) isolasi kasein dari susu sapi dengan pengaturan atau kontrol pH pada titik isoelektriknya; (2) karakterisasi kasein hasil isolasi dari susu sapi meliputi kadar air, warna, spektrum FT-IR, dan kelarutan; (3) uji potensi kasein yang diperoleh sebagai substrat protease terhadap ekstrak kasar protease dari isolat HTR-10, papain, bromelin, elsazym, dan vitazym. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasein hasil isolasi berwarna putih dengan rata-rata rendemen hasil sebesar 0,039 ± 0,010 g/mL susu, rata-rata kadar air yang didapatkan sebesar 6,44 ± 0,91 %. Spektrum FT-IR menunjukkan adanya pita yang muncul pada panjang gelombang 2500-3700 cm-1 dan 1600-1850 cm-1 yang memberikan informasi tentang gugus fungsional seperti C=O, CN, dan NH dari protein kasein. Kelarutan kasein dalam pH berbeda menunjukkan bahwa kasein memiliki kelarutan yang rendah pada pH 4 dan 5 berturut-turut sebesar 5,51% dan 3,45%; sedangkan kelarutannya sangat tinggi pada pH 3, 6, 7, dan 8 berturut-turut sebesar 96,23%; 96.08%; 96.55%; dan 94.44%. Uji aktivitas pada bromelin, elsazym, vitazym, papain, dan ekstrak kasar protease dari isolat HTR-10 berturut-turut sebesar 4,11 ± 0,14 U/mL; 4,37 ± 0,25 U/mL; 5,06 ± 0,06 U/mL; 5,77 ± 0,07 U/mL; dan 5,65 ± 0,24 U/mL. Hasil tersebut hampir sama dengan hasil uji aktivitas protease menggunakan substrat kasein komersial, yaitu 3,99 ± 0,19 U/mL; 4,28 ± 0,15 U/mL; 5,06 ± 0,03 U/mL; 5,71 ± 0,14 U/mL; dan 5,85 ± 0,09 U/mL. Dari hasil penelitian tersebut, maka kasein hasil isolasi dari susu sapi dapat digunakan sebagai substrat protease pada pengujian aktivitas protease.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 31 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/94381

Actions (login required)

View Item View Item