Dinamika fungsi arsitektur indis societiet harmonie (Yayasan Pendidikan Kejuruan Untung Surapati) di kota Pasuruan (1858-1964) / Andi Rosihan Hakim - Repositori Universitas Negeri Malang

Dinamika fungsi arsitektur indis societiet harmonie (Yayasan Pendidikan Kejuruan Untung Surapati) di kota Pasuruan (1858-1964) / Andi Rosihan Hakim

Hakim, Andi Rosihan (2010) Dinamika fungsi arsitektur indis societiet harmonie (Yayasan Pendidikan Kejuruan Untung Surapati) di kota Pasuruan (1858-1964) / Andi Rosihan Hakim. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Hakim Andi Rosihan. 2009. Dinamika Fungsi Arsitektur Indis Societiet Harmonie Di Kota Pasuruan (1858-1964).Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. M Dwi Cahyono M.Hum (II) Drs. Slamet Sujud P.J M.Hum. Kata kunci dinamika fungsi arsitektur Indis Pasuruan. Bangunan Indis merupakan bangunan bersejarah yang harus tetap dilestarikan. Selain itu bangunan ini merupakan saksi sejarah perjalanan arsitektur yang pernah ada di Nusantara. Arsitektur Indis eksis pada pertengahan abad ke-19 sampai pertengahan abad ke-20. Di beberapa kota-kota kolonial Indonesia dapat kita temui sisa-sisa kejayaan arsitektur Indis yang masih tegak berdiri walaupun ada yang sudah digantikan dengan bangunan-bangunan baru. Namun juga ada sebagian bangunan yang masih tetap berdiri dan terawat seperti halnya gedung pemerintahan gedung sarana pendidikan dan fasilitas umum seperti Societiet Harmonie. Arsitektur Societiet Harmonie (YPK Untung Surapati) merupakan salah satu arsitektur yang tetap terawat dan masih difungsikan sampai sekarang. Dalam kajian ini Societiet Harmonie mengalami alih fungsi sebanyak empat kali yang dilatarbelakangi oleh berbagai peristiwa yang terjadi di Pasuruan pada kurun waktu tahun 1858-1964. Objek penelitian ini adalah arsitektur Indis Societiet Harmonie yang berada di Pasuruan. Sedangkan fokus kajiannya adalah sejarah budaya Indis yang diwujudkan dalam arsitektur Societiet Harmonie. Rumusan dari penelitian ini adalah (1) bagaimana latar sejarah masuk dan berkembangnya kebudayaan Indis di Hindia Belanda khususnya di daerah Pasuruan (2) bagaimana bentuk arsitektur Societiet Harmonie di kota Pasuruan (3) Bagaimana dinamika fungsi dari Societiet Harmonie di kota Pasuruan pada masing-masing periode dalam kurun waktu 1858-1964 . Penelitian ini merupakan penelitian historis dengan beberapa tahapan sebagai berikut (1) pemilihan topik (2) pengumpulan sumber atau heuristik (3) kritik (4) interpretasi (5) penulisan atau historiografi. Dalam melakukan analisis untuk interpretasi penelitian menggunakan ilmu bantu arkeologi yang terdiri dari analisis morfologi analisis teknologi analisis gaya analisis kontekstual dan analisis perbandingan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) perkembangan kebudayaan Indis di Hindia Belanda khususnya Pasuruan tidak lepas dari situasi yang mendukung pada saat itu seperti halnya keadaan geografis yang strategis kemajuan ekonomi yang pesat dampak dari hasil perkebunan tebu dan percampuran kebudayaan Belanda dan Jawa yang tetap bisa bertahan menjadi golongan baru untuk menjaga kebudayaan Indis. (2) Awal mula pembangunan Ballroom pada tahun 1858 hingga peresmiannya tahun1921 masih menjadi masalah tentang fungsi detail ruang dan awal difungsikannya Ballroom sebagai tempat hiburan. Maka dari itu tahun 1921 diambil sebagai tonggak awal difungsikannya Ballroom secara maksimal. Seperti halnya dengan dansa billard bermain kartu dapur gudang minuman teater pertemuan dan ruang pandang. Jika dibandingkan dengan sekarang maka yang nampak adalah fungsi akademis seperti ruang kelas perpustakaan aula kantor kepala sekolah dan tata usaha. Selain itu wujud arsitektur yang include dalam masing-masing fungsi tersebut mengalami penyesuaian terhadap fungsi ruangan. (3) Awal didirikanya Ballroom pada tahun 1858 adalah untuk memfasilitasi warga Eropa khususnya Belanda dalam hal tempat hiburan. Kemudian pada tahun 1921 diresmikan dan diberi nama Societiet Harmonie karena selain tempat hiburan juga dijadikan sebagai tempat pertemuan dan penginapan dengan dibangunnya kamar-kamar inap. Pada tahun 1947 fungsi Societiet Harmonie diganti sebagai markas TRIP karena letak dan arsitektur dari bangunan ini sesuai dengan konsep pertahanan. Selanjutnya pada tahun 1962 Societiet Harmonie berubah namanya menjadi Gedung Rakyat yang fungsinya sebagai tempat pertemuan-pertemuan dan pertunjukan-pertunjukan kesenian tradisional rakyat khususnya Pasuruan. Kemudian pada tahun 1964 nama Gedung Rakyat dirubah menjadi YPK Untung Surapati yang difungsikan sebagai sarana pendidikan sekolah kejuruan dengan ditambahkanya ruang-ruang kelas baru baik pada bangunan lama atau pendirian bangunan baru. Dari tulisan ini peneliti berharap bahwa kajian mengenai arsitektur Indis di Pasuruan lebih banyak dilakukan. Karena begitu banyak bangunan-bangunan indis di Pasuruan yang masih lestari dan utuh. Dengan ini peneliti berharap dari penelitian-peneltian tersebut maka terbentuklah sejarah Pasuruan yang utuh khususnya penelitian sejarah asritektur Indis di Pasuruan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91493

Actions (login required)

View Item View Item