Dinamika pertunjukkan tarung bebas dalam seni beladiri pencak silat di Kota Kediri tahun 1945-2018 / Rohmat Darmawan

Darmawan, Rohmat (2018) Dinamika pertunjukkan tarung bebas dalam seni beladiri pencak silat di Kota Kediri tahun 1945-2018 / Rohmat Darmawan. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Darmawan, Rohmat. 2018. Dinamika Pertunjukan Tarung Bebas dalam Seni Beladiri Pencak Silat di Kota Kediri Tahun 1945-2018. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Skripsi: Drs. Slamet Sujud Purnawan Jati, M.Hum. Kata Kunci: dinamika, pertunjukan tarung bebas, pencak silat. Pertunjukan tarung bebas merupakan kegiatan yang muncul di pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri. Kegiatan ini diinisiasi oleh kyai pondok Pesantren Lirboyo yaitu KH Mahrus Ali dan Gus Maksum. Konflik antar-golongan di Kediri membuat KH Mahrus Ali dan Gus Maksum membuat arena tarung bebas sebagai tempat pembuktian kemampuan beladiri. Pertunjukan tarung bebas selain sebagai pembuktian kemampuan beladiri, kegiatan ini juga sebagai media silaturahmi bagi santri-santri di wilayah Kediri dan sekitarnya. Peserta pertunjukan tarung bebas sukarela mengikuti kegiatan ini walaupun tanpa dibayar. Selain itu pertunjukan tarung bebas memiliki keunikan sebagai media dakwah Islam, karena disertai iringan musik tanjidor dan solawatan Jawa. Awal kemunculan sampai saat ini, pertunjukan tarung bebas terus mengalami dinamika di Kota Kediri. Hal inilah pertunjukan tarung bebas dipilih untuk diteliti lebih lanjut tentang dinamikanya. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui sejarah kemunculan pertunjukan tarung bebas, (2) karakteristik pertunjukan tarung bebas, dan (3) dinamika pertunjukan tarung bebas di Kota Kediri tahun 1945-2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari pemilihan judul, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk mempermudah dalam pengumpulan sumber data, pemilihan judul karya tulis ini dilakukan berdasarkan kedekatan emosional dan intelektual. Sumber data ini terdapat kritik baik intern dan ekstern. Data yang telah didapatkan dari berbagai sumber data yang telah melalui kritik inilah akan diinterpretasikan menjadi sebuah ide pokok yang kemudian akan disusun menjadi tulisan yang berupa historiografi. Hasil penelitian yang pertama adalah pertunjukan tarung bebas merupakan kegiatan yang muncul pada masa KH Mahrus Ali sekitar tahun 1945 di Pesantren Lirboyo Kota Kediri. Kegiatan ini muncul karena KH Mahrus Ali yang mengundang tentara Jepang ke Pesantren Lirboyo untuk mengikuti pertunjukan pencak silat. Tarung bebas juga untuk melatih kemampuan beladiri santri-santri di pesantren Lirboyo. Puncaknya santri-santri diberangkatkan ke Surabaya pada peristiwa 10 November 1945, untuk melawan tentara Sekutu. Kedua, karakteristik pertunjukan tarung bebas di Kota Kediri ini dapat dilihat dari organisasi silat, peserta, dan panggung. Ketiga, dinamika pertunjukan tarung bebas di Kota Kediri tahun 1945-2018, dibagi kedalam 3 periode kepemimpinan, yaitu masa KH Mahrus Ali, Gus Maksum, dan Gus Bidin. Dinamika pertunjukan tarung bebas terletak pada tujuan, organisasi silat, karakteristik (peserta, pakaian, dan panggung). i

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91468

Actions (login required)

View Item View Item