Demobilisasi Pejuang Kemerdekaan: Studi Kasus Pada Kesatuan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Batalyon 3000 Kompi 200 Di Pare / Dona Nurhayati

Nurhayati, Dona (2018) Demobilisasi Pejuang Kemerdekaan: Studi Kasus Pada Kesatuan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Batalyon 3000 Kompi 200 Di Pare / Dona Nurhayati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Nurhayati, Dona. 2018. Demobilisasi Pejuang Kemerdekaan: Studi Kasus Pada Kesatuan Tentara Republik Inodnesia Pelajar (TRIP) Batalyon 3000 Kompi 200 Di Pare . Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Ari Sapto, M,Hum. Kata Kunci: TRIP, Demobilisasi, Agresi Militer Belanda Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan peranan masyarakat Pare ketika Perang Kemerdekaan Indonesia yang termuat dalam kajian sejarah lokal. Peranan yang lebih terfokus pada perjuangan para pelajar dalam mempertahankan wilayahnya dari serangan Belanda. Berdasarakan serangkaian peristiwa sejarah yang hampir terjadi pada seluruh daerah di Indonesia khususnya di daerah Pulau Jawa maka memunculkan sebuah permasalahan yang diteliti adalah (1) Sejarah perjuangan Kesatuan TRIP Batalyon 3000 Kompi 200 di Pare, (2) Proses demobilisasi TRIP Batalyon 3000 Kompi/Pare pada tahun 1950- 1955. Tujuan penelitian ini adalah (1) memaparkan sejarah perjuangan rakyat Pare khusunya para pelajar pada saat Perang Kemerdekaan berkecamuk, (2) mendapatkan kesimpulan bahwa setelah masa tugas militer selesai perjuangan para pelajar berganti orientasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode sejarah Kuntowijoyo. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan library research. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa : a) arsip, b) oral history terhadap pelaku sejarah, c) data perpustakaan, d) surat kabar. Sedangkan data sekunder menggunakan buku-buku serta penelitian terdahulu yang setema dengan topik penelitian penulis. Berdasar hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan yakni: (1) Perjuangan pelajar pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan khususnya pelajar di daerah Pare memiliki andil yang penting. (2) Ketika proses demobilisasi pemerintah sudah mewadahi keberlanjutan nasib para pelajar pejuang dengan memberikan tiga pilihan kepada pelajar, selain itu diperolah hasil bahwasannya banyak pelajar yang memilih untuk melanjutkan ke bangku sekolah, demobilisasi merupakan salah satu kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan RIS untuk menghambat laju perekonomian yang semakin tidak stabil dan cara tersebut efektif ketika diterapkan. Saran dari penulis adalah harapan terkait bertambahnya penelitian terhadap sejarah lokal, karena sejarah lokal daerahnya sendiri masih bekum banyak diketahui oleh penduduknya sendiri. Diharapkan dengan banyaknya penulisan tentang sejarah lokal, mampu melengkapi peristiwa sejarah yang belum termuat dalam Sejarah Nasional Indonesia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91465

Actions (login required)

View Item View Item