Kriminalitas di Kota Probolinggo tahun 1985-2017 / Lutfia Nur Hamdani

Hamdani, Lutfia Nur (2019) Kriminalitas di Kota Probolinggo tahun 1985-2017 / Lutfia Nur Hamdani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hamdani, Lutfia Nur. 2019. Kriminalitas di Kota Probolinggo Tahun 1985-2017. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ari Sapto, M.Hum, (2) Indah Wahyu Puji Utami, S.Pd., S.Hum., M.Pd. Kata Kunci: Kota Probolinggo, Pola Kriminalitas Kajian mengenai kriminalitas di Kota Probolinggo dalam sudut pandang sejarah belum banyak dikaji. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan mendiskripsikan kondisi kriminalitas di Kota Probolinggo. Kota Probolinggo berbeda dengan kota-kota besar seperti Malang, Jakarta, serta Surabaya yang menjadi tujuan dari arus migrasi dan urbanisasi. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi perekonomian di Kota Probolinggo yang masih berkembang. Setiap tahunnya penduduk mengalami pertumbuhan namun tidak diimbangi dengan lowongan pekerjaan. Hal ini kemudian menimbulkan permasalahan sosial seperti pengangguran, kemiskinan, gelandangan serta kriminalitas. Berdasakan latar belakang tersebut, masalah yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini di antaranya sebagai berikut: (1) bagaimana latar belakang kriminalitas di Kota Probolinggo pada tahun 1985-2017? (2) bagaimana kondisi kriminalitas di Kota Probolinggo pada tahun 1985-2017? Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini dengan menggunakan metode sejarah. Berikut langkah-langkah yang harus ditempuh oleh penulis adalah pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi kriminalitas di Kota Probolinggo tahun 1985-2017 disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya faktor ekonomi, faktor perkembangan teknologi, serta faktor gaya hidup. (2) Bentuk-bentuk kriminalitas pada periode pemerintahan Soeharto masih bersifat sederhana seperti pembunuhan, penggelapan, kupon putih (togel) serta pencurian. Sementara pada periode Reformasi, bentuk kriminalitas semakin bervariasi di antaranya carok, narkoba, pencurian sepeda motor, pemerkosaan, perjudian dan lain-lain. Kasus kriminalitas yang paling dominan di wilayah Kota Probolinggo adalah pencurian sepeda motor. Adapun pola kriminalitas di Kota Probolinggo dapat ditinjau dari beberapa aspek. Pola kriminalitas dari aspek korban, dominan terjadi pada pekerja swata/wiraswasta yang berumur 26-35 tahun. Sementara pada pola sasaran pelaku adalah kendaraan Roda 2/Roda 4. Pola dari alat yang digunakan adalah kunci palsu. Sementara pola modus yang dominan adalah merusak kunci dan pola dari tempat kejadian perkara dominan di daerah pemukiman. Pola kriminalitas ditinjau dari aspek waktu kejadian, meningkat menjelang hari Raya. Terjadinya peningkatan pada bulan tersebut dikarenakan kebutuhan seperti pakaian, makanan, meningkat daripada hari-hari biasa. Adapun upaya yang dilakukan pemerintah untuk meminimalisasi tindak kriminalitas di Kota Probolinggo dengan dua acara yaitu tindakan preventif dan represif. Tindakan preventif yang dilakukan meliputi penyuluhan, membentuk tim khusus anti-bandit, patroli keliling, pemasangan gembok ganda di perumahan, serta pemasangan Closed Circuit Television (CCTV). Sementara tindakan represif dilakukan oleh Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, serta Lembaga Permasyarakatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91428

Actions (login required)

View Item View Item