Gerak dakwah Makdum Ibrahim dalam kearifan lokal Tuban pada abad XVI / Triani Agustina

Agustina, Triani (2019) Gerak dakwah Makdum Ibrahim dalam kearifan lokal Tuban pada abad XVI / Triani Agustina. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Agustina, Triani. 2019. Gerak Dakwah Makdum Ibrahim Dalam Kearifan Lokal Tuban Pada Abad XVI. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Najib Jauhari, S.Pd., M.Hum., (2) Dr. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum. Kata Kunci: Dakwah, Kearifan Lokal Tuban, Makdum Ibrahim Banyak yang mengisahkan dari berbagai sisi keistimewaan Walisongo, sebab hanya orang istimewa yang bisa bergelar “wali” karena banyak ujian yang ditempuh demi menegakkan kalimatullah dibumi ini. Termasuk salah satunya Makdum Ibrahim atau bergelar Sunan Bonang adalah putra dari Sunan Ampel sekaligus muridnya. Kewajiban berdakwah meskipun hanya satu ayat,serta waktu itu masih minoritas tetap dilakukan penuh ikhlas. Kondisi apapun tidak menyurutkan langkah beliau untuk terus berjuang mendakwahkan ajaran Islam di Tuban, meskipun pertama kali gagal mendakwahkan masyarakat Kadiri karena masih asing dengan Islam sehingga mengubah model. Oleh karena itu rumusan masalah dalam penelitian ini, antara lain: (1) Bagaimana gerak dakwah Makdum Ibrahim pada abad ke-16 di Tuban? (2) Bagaimana akulturasi antara dakwah Makdum Ibrahim dengan kearifan lokal Tuban? Kemudiantujuan dari penelitian ini adalah memaparkan : (1) Gerak dakwah Makdum Ibrahim pada abad ke-16 di Tuban. (2) Akulturasi antara dakwah Makdum Ibrahim dengan kearifan lokal Tuban. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan, antara lain: (1) Heuristik atau mencari sumber data yang terkait, (2) verifikasi atau kritik sumber yang terdiri dari kritik eksternal dan internal, (3) Intepretasi atau penafsiran sumber, dan (4) Historiografi atau penulisan hasil penelitian sejarah. Adapun hasil dari penelitian sejarah ini, adalah: (1) Pada umumnya metode dalam berdakwah mengikuti tahapan metode dakwah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. yakni dimulai dari tahapan pembelajaran, kemudian tahapan kedua berinteraksi kepada masyarakat dan terakhir tahapan menerapkan Islam dalam tataran pemerintahan misalnya turut membangun Kesultanan Demak, sembari juga masih melakukan tahapan pertama dan kedua.Makdum Ibrahim hidup selama 80 tahun, lahir di Surabaya tahun 1445 Masehi dan wafat antara di Tuban atau Lasem pada tahun 1525 Masehi. (2)Akulturasi antara dakwah Makdum Ibrahim dengan kearifan lokal Tuban nampak dari berbagai bidang, diantaranya; (a) Konsep tata Kota Tuban, (b) Karya sastra, (c) Seni ukiran yang tertuang dalam kompleks makam Makdum Ibrahim dan (d) Tradisi lokal yang ada dalam kompleks makam Makdum Ibrahim.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91427

Actions (login required)

View Item View Item