Pengaruh krisis ekonomi terhadap demografi di kotamadya Malang 1997-1998 / Fajar Santoso

Santoso, Fajar (2020) Pengaruh krisis ekonomi terhadap demografi di kotamadya Malang 1997-1998 / Fajar Santoso. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Santoso, Fajar. 2019. Pengaruh Krisis Ekonomi Terhadap Demografi di Kotamadya Malang 1997-1998. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ari Sapto, M.Hum., (2) Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd. Kata Kunci: Krisis Ekonomi, Demografi, Kotamadya Malang. Indonesia memiliki sejarah panjang yang patut dikaji setiap periodenya salah satunya adalah krisis ekonomi 1997-1998. Adanya krisis ekonomi ini bermula dari kasus di Thailand yang kemudian berdampak bagi seluruh aspek kehidupan di Indonesia. Selama ini narasi sejarah mengenai krisis ekonomi hanya membatasi pada bidang ekonomi, sosial dan politik. Padahal manusia sebagai target utama pembangunan dan pelaku sejarah perlu dikaji melalui bidang demografi. Selain itu, penelitian tentang krisis ekonomi di tingkat lokal selama ini hanya membahas kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan Surakarta. Padahal Malang sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur juga terdampak dari adanya krisis tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak krisis ekonomi terhadap bidang demografi di Kotamadya Malang tahun 1997-1998. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang ingin dibahas dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) bagaimana krisis ekonomi terjadi di Indonesia? (2) bagaimana pengaruh krisis ekonomi terhadap kondisi demografi Kotamadya Malang? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Dalam metode ini terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh diantaranya pemilihan topik, heuristik atau pencarian sumber, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi dan diakhiri dengan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada Juli 1997 menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dollar meningkat. Pemerintah meminta bantuan IMF untuk mengatasi krisis namun tidak berhasil memulihkan ekonomi Indonesia. Terdapat 16 bank ditutup ketika krisis, tingginya biaya hidup, banyak perusahaan gulung tikar, aksi demo mahasiswa dan kerusuhan sosial hingga berujung pada mundurnya Presiden Soeharto dari jabatan pada 21 Mei 1998. (2) Krisis ekonomi yang terjadi di Kotamadya Malang berupa meningkatnya laju inflasi, ditutupnya Bank Harapan Sentosa serta tingginya biaya hidup. Selain itu juga terjadi PHK karyawan seperti di PT Jo Eun, PT RDC I & II, PT Pagina Cita, PR Kompas, CV Merpati serta CV Sejahtera yang gulung tikar. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Malang mengadakan berbagai aksi merespon krisis untuk segera diadakan reformasi. Banyak dibagikan sembako gratis maupun pasar murah untuk meringankan beban masyarakat. Penduduk di Kotamadya Malang sendiri mengalami penurunan 4.117 penduduk pada 1997 dan 3.900 penduduk pada 1998. Tingkat pertumbuhan penduduk juga minus pada 1997 sebesar -0,006 dan pada 1998 sebesar -0,005. Migrasi neto pada 1997 juga mengalami perkembangan yang minus sebesar -13,41 dan -12,39 pada 1998. Hal tersebut disebabkan banyaknya migrasi yang keluar Kotamadya Malang yang menurut Teori Kependudukan Malthus merupakan imbas daripada krisis ekonomi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91416

Actions (login required)

View Item View Item