Pemahaman tentang makna pacaran dan perilaku seksual pada remaja awal di Desa Gunung Jati Kabupaten Malang / Retno Wulandari

Wulandari, Retno (2020) Pemahaman tentang makna pacaran dan perilaku seksual pada remaja awal di Desa Gunung Jati Kabupaten Malang / Retno Wulandari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Wulandari, Retno. 2019. Pemahaman tentang Makna Pacaran dan Perilaku Seksual pada Remaja Awal di Desa Gunumg Jati Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) I Dewa Putu Eskasasnanda, S. Ant., M.A. (II) Dra. Hj. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D Kata Kunci: Remaja Awal, Makna Pacaran, Perilaku Seksual. Perilaku seks pranikah remaja awal dilakukan karena banyak faktor yang melatar belakangi, pacaran merupakan salah satu faktor yang melatar belakangi remaja awal melakukan perilaku seks pranikah. Informasi tentang seks yang diperoleh remaja dari sumber yang salah, akan berpengaruh pada pembentukan hubungan dengan lawan jenis. Pendidikan seks yang benar perlu diberikan sejak dini karena remaja cenderung mencari tahu sendiri hal yang dianggap baru seperti seks. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apa makna pacaran bagi remaja awal di Desa Gunung Jati Kabupaten Malang? (2) Bagaimana pengetahuan remaja awal tentang pendidikan seksual di Desa Gunung Jati Kabupaten Malang? (3) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku seksual remaja awal di Desa Gunung Jati Kabupaten Malang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Kehadiran peneliti bertindak sebagai instrumen kunci atau pengumpul data. Lokasi penelitian terletak di Desa Gunung Jati Kabupaten Malang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dengan dua tipe informan yaitu informan kunci dan informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan yang digunakan adalah ketekunan pengamatan dan perpanjangan waktu. Pengecekan keabsahan temuan yang digunakan adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan. Berdasarkan analisis data diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, makna pacaran diartikan sebagai hubungan yang dilandasi perasaan suka, untuk bersenang-senang dan mencari pengalaman. Kedua, konsep pendidikan seksual tidak diketahui oleh remaja awal. Ketiga, faktor penyebab perilaku seksual remaja awal adalah batas umur menikah, internet, perasaan ketagihan. Dampak perilaku seksual yakni konsentrasi belajar terganggu, bosan sekolah, memfokuskan pikiran pada pacar, kehamilan usia dini, dan terserang penyakit infeksi menular. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan saran yang bisa diberikan bagi peneliti selanjutnya adalah agar mengkaji keterkaitan antara pengetahuan tentang pendidikan seksual dengan perilaku seksual yang dilakukan remaja awal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91322

Actions (login required)

View Item View Item