Makna simbolik pada tradisi Ira W. Tengkayu di Kota Tarakan Kalimantan Utara dan implikasinya bagi mata pelajaran sosiologi / Octavia Narulita

Narulita, Octavia (2019) Makna simbolik pada tradisi Ira W. Tengkayu di Kota Tarakan Kalimantan Utara dan implikasinya bagi mata pelajaran sosiologi / Octavia Narulita. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Narulita, Octavia. 2019. Makna Simbolik Pada Tradisi Iraw Tengkayu Di Kota Tarakan Kalimantan Utara Dan Implikasinya Bagi Matapelajaran Sosiologi. Skripsi. Jursan Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs.Nur Hadi, M.Si, M.Pd. Kata Kunci:Makna, Tradisi. Kota Tarakan adalahsuatu kota yang berbentuk pulau dan merupakan kota terbesar di provinsi Kalimantan Utara. Dikarenakan kondisi geografis kota Tarakan yang berbentuk suatu pulau menjadikan kota Tarakan memiliki hasil laut yang berlimpah, seperti rumput laut, ikan, udang maupun kepiting. Rasa syukur masyarakat kota Tarakan atas melimpahnya hasil laut tersebut diwujudkan dengan suatu tradisi yang awalnya dilakukan oleh suku Tidung yang disebut Iraw Tengkayu. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana latar historis dari tradisi Iraw Tengkayu di Kota Tarakan Kalimantan Utara? (2) Bagaimana makna simbolik dari tradisi Iraw Tengkayu di kota Tarakan Kalimantan Utara? (3) Bagaimana implikasi dari tradisi Iraw Tengkayu di Kota Tarakan Kalimantan Utara bagi mata pelajaran sosiologi? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Prosedur pengupulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian, (1) Iraw Tengkayu dikota Tarakan merupakan adopsi dari tradisi yang dilakukan oleh masyarakat tidung pada masa kerajaan, munculnya Iraw Tengkayu dilatarbelakangi oleh masuknya islam di Kalimantan Utara. (2) Makna simbolik dari Iraw Tengkayu sudah banyak bergeser mengikuti ajaran Islam seperti berdoa menurut ajaran agama islam dan terdapat 5 buah tiang pada bagian tengah Padaw Tuju Dulung yang bermakna shalat 5 waktu. (3) Iraw Tengkayu bisa dijadikan bahan atau sumber belajar bagi matapelajaran sosiologi seperti pada Kompetensi dasar 3.4, 3.5, 4.4, dan 4.5 pada materi kearifan lokal dan pemberdayaan komunitas kelas XII SMA/MA kurikulum 2013.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91133

Actions (login required)

View Item View Item