Problematika ayah single parent dalam mengasuh anak pada keluarga Buruh Migran Indonesia (studi kasus keluarga BMI di Desa Karangsari Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung) / Candra Mukramin

Mukramin, Candra (2020) Problematika ayah single parent dalam mengasuh anak pada keluarga Buruh Migran Indonesia (studi kasus keluarga BMI di Desa Karangsari Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung) / Candra Mukramin. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Mukramin, Candra. 2019, Problematika Ayah Single Parent Dalam Mengasuh Anak Pada Keluarga Buruh Migran Indonesia (Studi Kasus Keluarga BMI Di Desa Karangsari Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung), Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang, Pembimbing : Anggaunitakiranantika, S.Sos, M.Sosio. Kata Kunci: Problematika, Ayah Single Parent, Mengasuh Anak, Keluarga Buruh Migran Indonesia Desa Karangsari merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan data Desa Karangsari tahun 2017 terdapat masyarakat yang memiliki pekerjaan sebagai buruh migran sebanyak 710 jiwa yang terdiri dari 418 laki-laki dan 292 perempuan. Di dalam keluarga yang dimana seorang isteri yang pergi merantau muncul pertukaran di dalam keluarga tersebut. Ayah memiliki peran ganda sebagai ayah sekaligus ibu bagi anak-anaknya. Dengan latar belakang tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui problematika yang dihadapi ayah sebagai single parent dalam mengasuh anak pada keluarga Buruh Migran Indonesia, 2) Mengetahui strategi preventif yang diterapkan ayah sebagai single parent guna menghindarkan anak dari perilaku negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan sumber data menggunakan purposive sampling. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ayah memiliki peran ganda, waktu berkumpul dengan anak menjadi berkurang karena ayah juga sibuk bekerja, terdapat perbedaan sikap dan kebiasaan ketika ibu ada di rumah dan tidak ada dirumah, pengasuhan anak terkadang dilimpahkan kepada kakek atau nenek atau saudara, ayah memilih meminta anaknya untuk belajar mandiri, 2) Strategi preventif yang dilakukan ayah yaitu diantaranya melakukan kontrol penuh dan sering mengingatkan terhadap setiap kegiatan anak, menakut-nakuti anak agar tidak melakukan kesalahan yang merugikan, menerapakan jadwal penggunaan handphone, menerapkan jam bermain dan jam belajar, dan memberikan pekerjaan rumah kepada anak. Saran yang diberikan untuk masyarakat disekitar keluarga buruh migran agar ikut memberikan pengawasan terhadap kegiatan anak, dan untuk orang tua anak agar mampu memberikan waktu lebih untuk anak-anaknya sehingga fungsi pengawasan serta perlindungan bagi anak dapat terpenuhi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91111

Actions (login required)

View Item View Item