Perilaku menyimpang pada kalangan remaja (Studi kasus: perilaku menyimpang remaja akibat keluarga broken home di Kecamatan Kromengan) / Aan Dwi Prasetyo

Prasetyo, Aan Dwi (2020) Perilaku menyimpang pada kalangan remaja (Studi kasus: perilaku menyimpang remaja akibat keluarga broken home di Kecamatan Kromengan) / Aan Dwi Prasetyo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Prasetyo, Aan Dwi. 2019 . Perilaku Menyimpang Pada Kalangan Remaja (Studi Kasus: Menyimpang Remaja Akibat Keluarga Broken Home Di Kecamatan Kromengan). Skripsi, jurusan Sosiologi, Program Study Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Nur Hadi, M.Si, M.Pd Kata Kunci: perilaku menyimpang remaja, broken home Kecamatan Kromengan adalah salah satu diantara 33 kecamatan di Kabupaten Malang yang berada di lereng Gunung Kawi. Dengan batas-batas sebelah utara Kecamatan Ngajum dan Wonosari,timur berbatasan dengan Kecamatan Kepanjen,selatan berbatasan dengan Kecamacan Sumber Pucung,barat berbatasan dengan Kabupaten Blitar. Mempunyai 7 desa. Di antara desa-desa yang berada di Kecamatn Kromengan ini banyak terjadinya broken home yang diakibatkan oleh perceraian. Dari perceraian ini sangat berdampak untuk anak remaja yang mengakibatkan perubahan perilaku yang menyimpang terhadap anak korban broken home dan sangat berdampak negatif terhadap anak itu sendiri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terjadinya broken home dan dampak pada anak broken home di Kecamatan Kromengan dan mempunyai rumusan masalah 1). Faktor-faktor penyebab terjadinya broken home di Kecamatan Kromengan. 2). Bagaimana terjadinya broken home di kecamatan Kromengan. 3). Bagaimana dampak broken home terhadap remaja di Kecamatan Kromengan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan cara menggambarkan keadaan objek penelitian saat ini berdasarkan fakta-fakta yang tampak dan memberikan analisis terhadap objek penelitian tersebut. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa 1).terjadinya broken home di kecamatan Kromengan ini diakibatkan oleh faktor ekonomi,karena adanya orang ketiga dan diakibatkan karena adanya perselisihan paham antara orang tua.2). anak jadi emosinal,anak malas dirumah dan sering keluyuran malam yang mengakibatkan menurunya prestasi belajar. 3). dampak broken home terhadap anak adalah mereka jadi mencari pelampiasan diluar rumah misalnya mereka jadi sering berjudi,merokok,minum minuman ber alkohol, sempat putus sekolah, dan ada yang sampai terjerumus free sex. Saran diberikan untuk anak meskipun di keluarga mereka terjadi broken home sebaiknya sang anak ini harus selalu berperilaku yang baik dan tidak melakukan sesuatu yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena masih banyak hal-hal positif yang masih bisa dilakukan.Untuk orang tua sebaiknya selalu menjaga keharmonisan keluarganya meskipun dalam keadaan ekonomi yang sulit agar tidak terjadi perselisihan antara keluarga yang mengakibatkan lupa untuk selalu memberi kasih sayang ke anaknya dan perhatian ke sang anak. Karena orang tua adalah sebagai orang pertama yang dapat mendidik karakter dan perilaku anak itu sendiri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 17 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91109

Actions (login required)

View Item View Item