Peran ganda guru perempuan (studi kasus guru di Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek) / Alfi Hidayah

Hidayah, Alfi (2019) Peran ganda guru perempuan (studi kasus guru di Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek) / Alfi Hidayah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Hidayah, Alfi. 2019. Peran Ganda Guru Perempuan (Studi Kasus Guru di Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek). Skripsi, Jurusan Sosiologi, Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Nur Hadi, M.Pd, M.Si. Kata Kunci: Peran Ganda, Guru Perempuan, Cakul. Guru memiliki tanggup jawab yang sangat besar dalam dunia pendidikan, guru senantiasa berperan sebagai penyampai informasi, mendidik serta membimbing. Tugas guru cukuplah melelahkan, terutama bagi guru perempuan yang sudah berumahtangga. Selain menjalani tugas sebagai guru, mereka harus melakukan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Namun, guru perempuan di Desa Cakul tidak cukup menjalankan tugas sebagai guru dan ibu rumah tangga saja, melainkan memilih untuk mencari pekerjaan sampingan yang dapat mengisi waktu luangya. Sebagai anggota keluarga petani golongan menengah yang penghasilannya tidak pasti, guru perempuan desa Cakul harus ikut mencari penghasilan tambahan, padahal tanggung jawab sebagai guru sudah cukup besar. Dengan latar belakang tersebut, tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan bentuk peran ganda guru perempuan pada keluarga petani di desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek (2) mendeskripsikan upaya penyelesaian masalah beban ganda guru perempuan pada keluarga petani di desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunkaan pendekatan deskriptif-kualitatif, lokasi penelitian yang dipilih di desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini mencakup beberapa temuan penelitian yaitu (1) peran ganda guru perempuan keluarga petani meliputi beberapa macam, yakni (a) guru perempuan sebagai petani, (b) guru perempuan sebagai pedagang, dan (c) guru perempuan sebagai ibu rumah tangga. Adapun peran ganda tersebut dilatarbelakingi oleh empat faktor, yaitu (a) ekonomi, dimana penghasilan guru yang tidak mencukupi serta penghasilan keluarga sebagai petani yang tidak pasti, mengharuskan guru perempuan mencari penghasilan tambahan, (b) geografis,letak geografis desa Cakul yang 60% lahannya merupakan lahan pertanian dan ladang dijadikan pilihan guru perempuan untuk mengisi waktu luangnya (c) budaya, budaya saling membantu dalam keluarga sebagai bentuk rasa bakti kepada suami, dan (d) sosial, pekerjaan sampingan yang dipilih sebagai bentuk partisipasi dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat. (2) Upaya yang dilkukan dalam menyelesaikan masalah beban ganda guru permpuan desa cakul dengan cara: a) mendahulukan aktifitasn guru sebagai prioritas utama, b) melakukan pekerjaan sampingan di waktu luang, c) mengambil jatah absen/ hari libur sekolah, d) melakukan pekerjaan sampingan setelah aktifas sebagai guru sudah terpenuhi, dan e) pekerjaan sampingan dilakukan tanpa mengganggu pekerjaan utama sebagai guru

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91097

Actions (login required)

View Item View Item