Reka cipta wayang kulit Gagrak Trowulanan Ki Dalang Roman / Anis Mirna Defi

Defi, Anis Mirna (2019) Reka cipta wayang kulit Gagrak Trowulanan Ki Dalang Roman / Anis Mirna Defi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Defi, Anis Mirna.2019. Reka Cipta Wayang Kulit Gagrak Trowulanan Ki Dalang Roman. Skripsi, Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Abdul Latif Bustami, M.Si. Kata Kunci: reka cipta, wayang kulit, ki dalang roman Wayang Kulit merupakan salah satu kesenian tradisional yang masih berkembang hingga saat ini. Sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang harus dijaga kelestariannya, kini berbagai macam strategi dilakukan agar wayang kulit mampu bertahan di tengah era modernisasi. Strategi mempertahankan kesenian tradisional berupa reka cipta wayang kulit ini dilakukan oleh salah satu group wayang kulit di Mojokerto yakni Group Wayang Kulit Ki Dalang Roman dengan Karawitan Podo Laras. Dalam kurun waktu terakhir ini, Penelitian yang memfokuskan pada wayang kulit gagrak trowulanan yang dikaji dari segi sejarah terbentuknya serta bentuk reka cipta wayang kulit belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian tentang reka cipta wayang kulit perlu untuk dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk Menjelaskan Sejarah terbentuknya wayang kulit Ki Dalang Roman dan Bentuk Reka Cipta yang dilakukan oleh group wayang kulit Ki Dalang Roman untuk menjaga kelestarian wayang kulit di kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen yang berupa dokumentasi. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan dengan tringulasi data. Sedangkan analisis data menggunakan analisis Miles and Huberman yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa Wayang Kulit Gagrak Trowulanan Ki Dalang Roman didirikan pada tahun 1996. Hal yang melatarbelakangi terbentuknya Wayang Kulit Gagrak Trowulanan Ki Dalang Roman yakni dikarenakan faktor kebangkrutan yang dialami oleh Ki Dalang Roman ketika masih menjadi pemilik Ludruk pada tahun 1990. Wayang kulit Ki Dalang Roman merupakan salah satu wayang kulit yang merupakan hasil reka cipta tradisi. Hal ini dibuktikan bahwa dalam pertunjukan wayang kulit ki dalang roman terdapat beberapa hal yang berbeda, seperti berikut ini: (1) Menampilkan video melalui LCD (Liquid Crystal Display) sebagai background di layar wayang kulit (2) Menggunakan Instrumen Drum Midi Controller sebagai Pengiring Gending-gending Karawitan. (3) Doorprize Untuk Penonton Wayang Kulit (4) Pertunjukan Wayang Kulit sering mementaskan Lakon Carangan (5) Menyanyikan Lagu Modern dalam pementasan Wayang Kulit (6) Memadukan Lampu Warna Warni (Disco), Petasan Dan Kembang Api Dalam Pementasan Wayang Kulit (7) Menampilkan Artis Campursari Yang Cantik Dan Berpenampilan menarik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91077

Actions (login required)

View Item View Item