Peningkatan kemampuan bina diri melalui media video pada anak tunagrahita ringan di SLB Muhammadiyah Kertosono Nganjuk / Lutfi Nur Afida

Afida, Lutfi Nur (2019) Peningkatan kemampuan bina diri melalui media video pada anak tunagrahita ringan di SLB Muhammadiyah Kertosono Nganjuk / Lutfi Nur Afida. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Lutfi, Nur Afida . 2018 Peningkatan Kemampuan Bina Diri Melalui Model Video Pada Anak Tunagrahita Ringan Di SLB Muhammadiyah Kertosono Nganjuk. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sudarsini, M.Pd. (2) Sopingi, S.Sos, M.Pd Kata kunci : media video, kemampuan bina diri, tunagrahita Tunagrahita pada dasarnya mengalami hambatan dalam kemampuan kognitif, koordinasi motorik dan sosialisasi, namun pada umumnya mereka dapat diarahkan kepada pendidikan yang bersifat keterampilan atau kerajinan tangan seperti keterampilan akupresur, tata boga, tata rias, tata busana dan merangkai bunga sebagai bekal untuk kemandirian hidup dimasa depan. Penelitian ini menggunakan media model video. Media video berisikan video animasi anak yang disertai penjelasan singkat tentang berpakaian sehingga siswa lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran bina diri berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yaitu (1) mendeskripsikan proses pelaksanaan Peningkatan Bina Diri Melalui Media Video Pada Anak Tunagrahita Ringan dan (2) menganalisis keefektifan media video dalam meningkatkan kemampuan berpakaian anak tunagrahita ringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif. Oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan praktek pembelajaran di kelas secara lebih berkualitas sehingga siswa mendapat hasil belajar yang lebih baik. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus tindakan yang dikembangkan oleh Kemis dan Taggart. Tiap siklus terdiri tahapan: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Hasil penelitian ini, 1) kemampuan berpakaian siswa tunagrahita ringan pada kondisi pra tindakan masih rendah yaitu 48,5%. Kemampuan berpakaian siswa tunagrahita ringan setelah tindakan siklus I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 61,75% % dan pada siklus II rata-ratanya yaitu 74,25%. 2) Aktivitas siswa pada siklus I nilai rata-rata 58% meningkat pada siklus II menjadi 80%. Media video dikatakan berpengaruh karena terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpakaian siswa tunagrahita ringan. Dari data-data yang telah dipaparkan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video dalam pembelajaran bina diri mampu meningkatan kemampuan bina diri siswa pada pembelajaran program khusus/ bina diri berpakaian. Dengan demikian dapat disarankan bagi siswa hendaknya lebih aktif dan mandiri dalam mengikuti pembelajaran terutama pada saat kegiatan bina diri.Bagi Pembaca, agar pembaca memiliki wawasan lebih dalam memahami pembelajaran program khusus/ bina diri pada pokok bahasan berpakaian dengan menggunakan media video.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Pendidikan Luar Biasa(PLB) > S1 Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/9107

Actions (login required)

View Item View Item