Pengembangan bahan ajar booklet pada materi makna lukisan di dinding gua di Kalimantan Selatan untuk peserta didik kelas X TPM 2 SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung / Damian Hakam Bastomi

Bastomi, Damian Hakam (2019) Pengembangan bahan ajar booklet pada materi makna lukisan di dinding gua di Kalimantan Selatan untuk peserta didik kelas X TPM 2 SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung / Damian Hakam Bastomi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Bastomi, Damian Hakam. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Booklet pada Materi Makna Lukisan di Dinding Gua di Kalimantan Selatan untuk Peserta Didik Kelas X TPM 2 SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung. Skripsi, Jurusan Sejarah, FakultasIlmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Blasius Suprapta, M.Hum. Kata Kunci: Bahan ajar, booklet, makna lukisan di dinding gua. Sejarah tentang kebudayaan yang ditemukan di gua-gua prasejarah atau kebudayaan Abris Sous Rochebelum banyak dikaji dalam pembelajaran sejarah di sekolah. Seringkali penjelasan yang disampaikan oleh guru hanya mengenai barang temuan di gua-gua, manusia pendukungnya, dan fungsi gua pada zaman prasejarah.Sedangkan banyak hasil kebudayaan Abris Sous Roche, salah satunya adalah lukisan di dinding gua. Kebanyakan materi yang disampaikan sesuai dengan ruang lingkup yang ada dalam buku pelajaran, misalnya sehingga pengetahuan peserta didik hanya terbatas pada buku pelajaran sekolah. Maka dari itu guna memperluas pengetahuan peserta didik mengenai makna lukisan di dinding gua prasejarah diperlukan bahan ajar yang menarik agar peserta didik dapat dengan mudah memahami materi yang baru. Tujuan dari penelitian ini adalahmengembangkan bahan ajar berupa booklet tentang “Makna Lukisan di Dinding Gua di Kalimantan Selatan” untuk menambahpemahaman peserta didik tentang corak kehidupan manusia dan hasil-hasil budaya manusia prasejarah di Kalimantan Selatan serta menguji kelayakan produk yang dikembangkan.Bahan ajar booklet ini merupakan sarana untuk memudahkan peserta didik dalam mempelajari materi-materi yang lebih spesifik ataukhusus yang tidak terdapat dalam buku teks pelajaran sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Sugiyono dengan hanya melakukan sembilan tahap tanpamelakukan tahap produksi masal. Sembilan langkah penelitian tersebut adalah (1)potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain,(5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, dan (9) revisi produk. Instrumenpengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi ahli materi, ahli media,dan angket respon siswa. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah sebuah produk bahan ajar booklet dengan materi makna lukisan di dinding gua di Kalimantan Selatan untuk peserta didik kelas X TPM 2 SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung. Produk pengembangan ini dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena telah diuji kelayakannya. Berdasarkan hasil validasi dari ahli materi diperoleh persentase sebesar 96,75% masuk dalam kategori sangat valid digunakan, sedangkan hasil validasi dari ahli media diperoleh presentase sebesar 93,75% masuk dalam kategori sangat valid digunakan. Hasil uji coba yang dilakukan kepada kelompok kecil menunjukkanpersentase sebesar86,34% yang berarti memiliki kriteria sangat efektif atau sangat layak digunakan. Hasil uji coba yang dilakukan kepada kelompok besar menunjukkanpersentase sebesar 90,28% yang berarti memiliki kriteria sangat efektif atau sangat layak digunakan. Kesimpulan dari hasil persentase di atas yaitu pengembangan bahan ajar booklet ini telah terujikelayakannya dengan kategori sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/91003

Actions (login required)

View Item View Item