Pengembangan media pembelajaran board game "Kolonial" pada pokok bahasan Kolonialisme di Indonesia untuk peserta didik kelas X SMK Negeri 12 Malang / Rizaldy Nanda Akbar Prasetya

Prasetya, Rizaldy Nanda Akbar (2019) Pengembangan media pembelajaran board game "Kolonial" pada pokok bahasan Kolonialisme di Indonesia untuk peserta didik kelas X SMK Negeri 12 Malang / Rizaldy Nanda Akbar Prasetya. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Prasetya, Rizaldy Nanda Akbar. 2019. Pengembangan Media Pembelajaran Board Game “Kolonial”pada Pokok Bahasan Kolonialisme di Indonesia untuk Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Joko Sayono, M.Pd., M.Hum. (II) Dr. R. Reza Hudiyanto, S.S, M.Hum. Kata Kunci: media pembelajaran, board game, kolonialisme. Belajar adalah hubungan stimulus dan respons. Pemberian stimulus dan respons ini akan lebih mudah dilakukan jika proses belajar mengajar dilakukan secara menarik dan menyenangkan. Pembelajaran sejarah saat ini hendaknya juga dilakukan dengan secara menarik dan menyenangkan. Hal ini dikarenakan munculnya anggapan bahwa pembelajaran sejarah merupakan pembelajaran yang membosankan. Kurangnya media pembelajaran yang inovatif dan kreatif dalam pembelajaran sejarah di kelas menjadi salah satu penyebabnya. Salah satu media pembelajaran yang inovatif dan kreatif adalah board game. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran board game “Kolonial” pada Pokok Bahasan Kolonialisme di Indonesia untuk Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 12 Malang. Selain itu diharapkan media pembelajaran board game “Kolonial” dapat menjadi alternatif baru bagi pendidik dalam melakukan proses belajar mengajar di kelas. Media pembelajaran board game Kolonial menggunakan pokok bahasan kolonialisme di Indonesia terutama pada materi kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan milik Sugiyono. Terdapat sedikit perubahan yang dilakukan peneliti dengan tidak menggunakan tahapan terakhir yaitu produksi masal. Dengan demikian langkah-langkah metode pengembangan tersebut menjadi, (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produk akhir. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validitas ahli materi dan media, serta angket untuk peserta didik. Produk media pembelajaran board game “Kolonial” terdiri dari beberapa komponen antara lain, (1) 1 buah papan permainan, (2) 4 buah papan pemain, (3) 20 lembar kartu peristiwa, (4) 40 lembar kartu misi, (5) 30 lembar kartu persiapan pelayaran, (6) 60 buah bidak kapal, (7) 60 buah koin komoditas, (8) 4 buah bidak persiapan pelayaran, (9) 4 budah bidak poin, (10) 1 buah kompas, (11) 6 buah dadu, (12) 1 buku panduan. Hasil penelitian menunjukkan validasi materi mendapatkan persentase 96%, validasi media mendapatkan persentase 96%, uji coba produk terhadap 8 peserta didik mendapatkan persentase 93%, uji coba pemakaian terhadap 33 peserta didik mendapatkan persentase 88,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran board game “Kolonial” tergolong sangat valid dan sangat efektif digunakan untuk pembelajaran sejarah. Saran untuk pengembangan lebih lanjut diharapkan dapat dikembangkan dalam bentuk aplikasi atau software.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/90579

Actions (login required)

View Item View Item