Penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan minat belajar siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 1 Talun pada mata pelajaran geografi / Dwi Elin Sudarwati

Sudarwati, Dwi Elin (2020) Penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan minat belajar siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 1 Talun pada mata pelajaran geografi / Dwi Elin Sudarwati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Sudarwati, Dwi Elin. 2019. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Belajar Siswa Kelas X IIS 1 SMA Negeri 1 Talun pada Mata Pelajaran Geografi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si. (2) Fatiya Rosyida, M.Pd Kata Kunci: Penerapan Model Problem Based Learning, Kemampuan berpikir Kritis, dan Minat Belajar Siswa Model pembelajaran konvensional terkadang membuat siswa merasa bosan sehingga dapat timbul masalah berupa rendahnya berpikir kritis dan rendahnya minat belajar siswa seperti yang di jumpai di SMA Negeri 1 Talun. Kedua masalah ini dilihat berdasarkan hasil observasi pra penelitian yang dilakukan di kelas X IIS-1 pada bulan November 2018. Hasil observasi pra penelitian menunjukkan bahwa hanya 50% siswa memiliki nilai berpikir kritis kategori baik dan hanya 41,6% siswa memiliki minat belajar terhadap pelajaran Geografi yang baik. Penyebab utama masalah rendahnya berpikir kritis dan minat belajar siswa berasal dari aspek strategi pembelajaran. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah meningkatkan berpikir kritis dan minat belajar siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 1 Talun Blitar pada mata pelajaran Geografi berdasarkan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara kualitatif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang saling berhubungan dengan proses pada setiap siklus terdiri dari lima tahap, yaitu refleksi awal, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Talun Jalan Raya, Gogolatar, Kaweron, Kecamatan Talun Kabupaten Blitar pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 pada subjek penelitian sebanyak 35 siswa kelas X IIS 1. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket berpikir kritis dan minat belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai tes kemampuan berpikir kritis pada siklus I adalah 65,1 yang termasuk kualifikasi cukup, sedangkan rerata nilai kemampuan berpikir kritis pada siklus II adalah 81,7 yang termasuk kualifikasi baik, Dengan demikian terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis yaitu sebesar 25,4% (16,6) dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat peningkatan minat belajar siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 1 Talun Blitar sebesar 16,2% (11,0) yaitu dari 67,8 pada saat pra tindakan yang tergolong dalam kualifikasi cukup, menjadi 78,8 saat pasca tindakan yang tergolong kedalam kualifikasi baik. Peningkatan minat pada pasca tindakan disebabkan guru menerapkan model problem based learning. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan minat belajar siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 1 Talun pada mata pelajaran Geografi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/89935

Actions (login required)

View Item View Item