Penerapan model Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis geografi siswa kelas X SMAN 7 Malang / Irfan

Irfan (2019) Penerapan model Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis geografi siswa kelas X SMAN 7 Malang / Irfan. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Irfan. 2019. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Geografi Siswa Kelas X Sman 7 Malang. Sekripsi, Prograf Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Imu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si. (2) Listyo Yudha Irawan, S.Pd, M.Pd, M.Sc’ Kata Kunci: Penerapan Model Problem Based Learning (PBL), Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Geografi Pembelajaran di kelas tidak lepas dari berbagai macam masalah. Permasalahan tersebut dapat berupa rendahnya kemampuan berpikir kritis dan minat belajar siswa. Dari tiga permasalahan tersebut, masalah yang terdapat di SMAN 7 Malang adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan minat belajar siswa. Diketahui bahwa kelas X IPS 5 SMA Negeri 7 Malang memiliki minat belajar dan kemampuan berpikir kritis yang rendah. Hal tersebut diketahui melalui analisis penyebab rendahnya minat belajar dan berpikir kritis yang terdiri dari Aspek tersebut terdiri dari aspek guru, siswa, sarana prasarana, dan penerapan strategi pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis faktor-faktor penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa di kelas tersebut, diketahui bahwa aspek penerapan strategi pembelajaran merupakan penyebab utama rendahnya rendahnya minat belajar siswa, kemampuan berpikir kritis. Model yang disarankan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu penerapan model Problem Based Learning. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPS 5 SMA Negeri 7 Malang menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan subjek penelitian siswa kelas X IPS 5 SMA Negeri Malang yang berjumlah 34 orang. Penelitian tindakan kelas ini akan dilaksanakan dengan dua siklus, yang terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut orientasi masalah, pengorganisasian, membimbing, menyajikan hasil karya, dan evaluasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai hasil lembar angket minat belajar, dan nilai tes kemampuan berpikir kritis. Pengisian lembar angket dilaksanakan pada saat pra tindakan dan pasca tindakan, sedangkan tes kemampuan berpikir kritis dilaksanakan setalah pelaksanaan siklus I dan II. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar dari pra hingga pasca tindakan dan peningkatan kemampuan berpikir kritis dari siklus I hingga siklus II. Rerata nilai minat belajar siswa pra tindakan sebesar 60,41dan pasca tindakan sebesar 74,85 hal tersebut menunjukan adanya peningkatan pra ke pasca tindakan sebesar 14.44 (23.90%). Sedangkan rerata nilai kemampuan berpikir kritis siswa pada silus I sebesar 70,94 dan siklus II sebesar 81,79, hal tersebut menunjukan adanya peningkatan sebesar 10,85 (15,29%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPS 5 SMA Negeri Malang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/89892

Actions (login required)

View Item View Item