Pengembangan KGD (Kamus Geografi Digital) berbasis multimedia sebagai sumber belajar siswa SMA/MA / Bellani Fatikha

Fatikha, Bellani (2019) Pengembangan KGD (Kamus Geografi Digital) berbasis multimedia sebagai sumber belajar siswa SMA/MA / Bellani Fatikha. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fatikha, Bellani. 2019. Pengembangan Kamus Geografi Digital (KGD) Berbasis Multimedia sebagai Sumber Belajar Siswa SMA/MA. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budi Handoyo, M.Si., (II) Dr. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd, M.Si. Kata Kunci: KGD, Kamus Geografi, Kamus Geografi Digital, Multimedia, Sumber Belajar, Prototipe. Ruang lingkup materi geografi SMA terbagi pada materi geografi fisik (bumi, batuan, atsmofer, tata surya), geografi manusia (penduduk), geografi teknis (pemetaan, penginderaan jauh, SIG), dan geografi regional (interaksi desa kota, negara maju dan berkembang, poros maritim). Pembahasan materi geografi yang kompleks membuat siswa harus memahami setiap istilah yang digunakan dengan maksud dapat memahami keseluruhan materi. Namun, kondisi di lapangan saat ini menyimpulkan bahwa dalam proses belajar geografi, siswa masih memiliki hambatan berupa minimnya sumber belajar baik dalam bentuk cetak maupun digital. Dilihat dari segi isi, kamus-kamus tersebut hanya memuat istilah yang digunakan pada materi geografi fisik, sedangkan untuk geografi manusia sangat minim ditemukan bahkan terdapat beberapa kamus yang tidak memuat istilah geografi manusia sama sekali, lebih-lebih di sini adalah istilah pada materi geografi teknis dan geografi regional. Tujuan penelitian pengembangan ini tak lain adalah untuk mengembangkan sebuah produk digital berupa kamus istilah geografi. Kamus digital yang kaya akan informasi ini berisi antara lain, definisi suatu istilah, gambar sebagai visualisasi, artikel sebagai penunjang pemahaman pengguna pada istilah tersebut, serta video sebagai puncak dari penggambaran sebuah definisi istilah berupa audio-visual. Kamus Geografi Digital (KGD) ini dikembangkan melalui software Macromedia Flash 8 dan menghasilkan produk akhir berupa aplikasi yang dapat digunakan pada segala jenis komputer atau laptop. Model pengembangan yang dianut dalam mengembangkan KGD ialah model pengembangan ADDIE dengan alur pengembangan dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan diakhir dengan evaluasi. Setelah melewati tahap analisis, desain, dan pengembangan, maka selanjutnya dilakukan validasi oleh ahli materi geografi fisik, geografi manusia, dan ahli media. Validasi tersebut menyimpulkan bahwa KGD tidak perlu direvisi sehingga dilakukan uji coba produk pada siswa MA KH Hasyim Asyari, Pakisaji-Malang. Total populasi seluruh siswa jurusan IPS dari kelas X, XI, dan XII ialah 60 siswa sehingga 10% dari itu adalah 6 siswa. Pengisian angket oleh para siswa tersebut menghasilkan 218 untuk seluruh item yang dinilai, dibagi dengan skor seharusnya. 10 aspek penilaian dengan masing-masing 5 kriteria menghasilkan total jumlah skor jawaban responden sebesar 248, dibagi dengan skor total seharusnya, yaitu 300, menyimpulkan sebuah prosentase validasi sebesar 82,67 yang artinya tingkat validasi dari KGD ialah sangat valid sehingg tidak perlu dilakukan revisi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/89889

Actions (login required)

View Item View Item