Penerapan model problem based learning menggunakan data spasial untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa di SMAN 1 Singosari Kabupaten Malang / Roy Agatha

Agatha, Roy (2019) Penerapan model problem based learning menggunakan data spasial untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa di SMAN 1 Singosari Kabupaten Malang / Roy Agatha. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Agatha, Roy. 2019. Penerapan Model Problem Based Learning Menggunakan Data Spasial Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa di SMAN 1 Singosari Kabupaten Malang. Pembimbing: (I) Purwanto, S.Pd., M.Si., (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si. Kata Kunci: Model PBL, Kemampuan Berpikir Anaitis, Data Spasial. Permasalahan dalam penelitian ini didasarkan pada pembelajaran di kelas yang sering mengalami berbagai hambatan sehingga berdampak pada tidak tercapainya tujuan pembelajaran. Permasalahan tersebut berupa rendahnya kemampuan berpikir analitis siswa. Berdasarkan permasalahan di atas perlu dilakukan analisis penyebab timbulnya permasalahan. Ada beberapa aspek yang mempengaruhi kemampuan berpikir analitis siswa. Aspek tersebut terdiri dari 1) aspek guru, 2) aspek siswa, 3) penerapan strategi pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis penerapan strategi pembelajaran diketahui menjadi penyebab utama rendahnya kemampuan berpikir analitis siswa. Terdapat alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Solusi tersebut adalah menerapkan model saintifik yang saat ini sedang berkembang pada k13 salah satunya adalah model PBL menggunakan Data Spasial sebagai media visual siswa. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir analitis menggunakan model PBL dan Data Spasial siswa kelas IPA G/18 di SMAN 1 Singosari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classrom Action Research) dengan subjek penelitian siswa kelas IPA G/18 SMAN 1 Singosari yang berjumlah 35 siswa. Langkah penelitian tindakan kelas dilakukan mulai dari menganalisis permasalahan dengan refleksi awal lalu membuat perencanaan, setelah melakukan perencanaan kemudian melakukan pelaksanaan, pengamatan, dan yang terakhir adalah melakukan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri lima langkah yaitu memberikan orientasi tentang permasalahan kepada siswa, mengorganisasikan siswa untuk meneliti (belajar), membantu investigasi atau membimbing penyelidikan individual atau kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi (pemecahan) masalah.. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir analitis yang dilakukan setelah tindakan siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir analitis. Pada siklus I rerata nilai siswa adalah 63,5, sedangkan pada siklus II naik menjadi 80, maka terjadi peningkatan sebesar 25,98%, dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa IPA G/18 SMAN 1 Singosari. Untuk memperbaiki penelitian ini maka ada beberapa saran. Para guru geografi disarankan untuk menerapkan model PBL dengan Data Spasial di kelas sehingga akan membentuk kemampuan berpikir anaitis siswa. Saran bagi peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian model PBL dengan Data Spasial adalah pembuatan RPP yang sesui dengan sintak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/89877

Actions (login required)

View Item View Item