Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir analitis ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tumpang Kabupaten Malang / Meri Dwi Pertiwi

Pertiwi, Meri Dwi (2019) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir analitis ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tumpang Kabupaten Malang / Meri Dwi Pertiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ii RINGKASAN Pertiwi, Meri Dwi. 2019. Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Siswa Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Tumpang. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd., (2) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si. Kata kunci: Model Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Berpikir Analitis, Motivasi Belajar Pembelajaran abad 21 menekankan pada kemampuan berpikir analitis. Kemampuan berpikir analitis penting untuk dimiliki siswa karena termasuk kemampuan berpikir tingkat tinggi dan dibutuhkan dalam pembelajaran geografi. kemampuan berpikir analitis dapat diperoleh melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing. Model ini dipilih dalam penelitian ini karena sesuai dengan implementasi Kurikulum 2013 dan didasarkan pada teori konstruktivisme. Motivasi dipilih sebagai variabel moderator dalam penelitian ini karena Motivasi belajar menjadi pengarah siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir analitis siswa, dan 2) pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir analitis ditinjau dari motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan posttest only control group design . penelitian ini dilakukan pada dua kelas yaitu kelas eksperimen yang diberikan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kontrol yang diberikan perlakuan pembelajaran konvensional. Pemilihan subjek penelitian didasarkan pada kelas yann memiliki rata-rata nilai yang hampir sama. Instrumen yang digunakan dalam pembelajaran dalam penelitian ini adalah soal tes esai yang mengukur berpikir analitis siswa dan angket motivasi belajar geografi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji- f dengan bantuan SPSS dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir analitis siswa pada kelas yang menggunakan model inkuiri terbimbing memiliki nilai rata-rata (73,67) lebih tinggi dari kelas yang tidak menggunakan model inkuiri terbimbing (66,47). Hasil uji hipotesis pertama diperoleh nilai sig. 0,000. Nilai ini lebih kecil dibanding 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak berarti model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis pada mata pelajaran geografi di SMAN 1 Tumpang. Hasil uji hipotesis kedua diperoleh nilai signifikansi 0,039. Nilai ini lebih kecil dibanding 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak berarti model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis ditinjau dari motivasi belajar siswa pada mata pelajaran geografi di SMAN 1 Tumpang. Interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir analitis siswa

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/89855

Actions (login required)

View Item View Item