Pembinaan karakter nasionalis pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang / Fajar Diah Nyari Rahayu

Rahayu, Fajar Diah Nyari (2020) Pembinaan karakter nasionalis pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang / Fajar Diah Nyari Rahayu. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Rahayu, Nyari, Diah, Fajar. 2019.Pembinaan Karakter Nasionalis Pada Siswa Tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Rusdianto Umar, SH, M.Hum (2) Drs. Margono, M.Pd, M.Si Kata kunci: Pembinaan, Nasionalisme, Tunagrahita Pembinaan karakter merupakan tindakan untuk mendidik, membina, membangun akhlak serta perilaku seseorang agar orang yang bersangkutan terbiasa mengenal, memahami, menghayati sifat-sifat baik. Nasionalisme merupakan rasa kebanggaan yang dimiliki seseorang sebagai bangsa, serta dapat memelihara kehormatan bangsa, memiliki rasa solidaritas terhadap musibah dan kekurang beruntungan saudara setanah air, sebangsa dan senegara serta menjunjung tinggi niali persatuan dan kesatuan. Selain itu, tunagrahita merupakan anak yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata dari anak-anak normal dan memiliki kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan apa saja program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang; (2) Mendeskripsikan pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang; (3) Mendeskripsikan apa saja hambatan dalam pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang; (4) Mendeskripsikan upaya mengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang. Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan metode yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh dari hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Progam pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo yakni: (a) program akademik (b) program non akademik atau ekstrakurikuler (c) program upacara bendera (d) program peringatan hari nasional (e) program pemasangan foto pahlawan. (2) Pelaksanaan progam pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo yakni: (a) pelaksanaan program akademik dilakukan melalui pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, guru menyampaikan materi dengan mengenalkan anggota keluarga, mengenalkan lingkungan masyarakat, mengenalkan lagu nasional dan mengenalkan Pancasila; (b) pelaksanaan program non akademik dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka dan ekstrakurikuler tari. Pada kegiatan ekstra pramuka, siswa diajarkan tentang latihan baris-berbaris, berkemah dan sebagainaya. Sedangkan pada ekstra tari, siswa diajarkan tentang berbagai macam kebudayaan, tarian Indonesia dan dilatih menari dengan gerakan yang sudah disederhanakan; (c) program upacara bendera dilaksanakan secara rutin setiap hari senin, siswa diberikan tanggung jawab menjadi petugas upacara ; (d) peringatan hari nasional dilaksanakan dalam peringatan hari kartini dan peringatan hari kemerdekaan, sekolah mengadakan upacara dan berbagai lomba yang wajib diikuti oleh seluruh warga sekolah; (e) pemasangan foto pahlawan dilakukan dengan memasang foto pahlwan di setiap kelas. (3) Hambatan yang dihadapai dalam pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo yakni: (a) karakter siswa yang berbeda-beda; (b) minimnya fasilitas penunjang program pembinaan; (c) minimnya pendanaan; (d) sulit memperoleh fasilitator. (4) Upaya mengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo yakni: (a) melakukan pendekatan kepada siswa; (b) pengadaan fasilitas; (c) meminimalisir pengeluaran; (d) memanfaatkan kreatifitas guru. Saran yang diberikan oleh peneliti setelah melakukan penelitian ini antara lain: (1) kepada SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang, perlu memberikan fasilitas yang memadai dan di berikan tambahan guru serta fasilitator yang sesuai dengan bidangnya, sehingga siswa tunagrahita dapat belajar dan mendapatkan pembinaan dengan baik; (2) kepada guru SLB Pelita Qolbu Donomuly, diharapkan lebih menekankan kembali nilai-nilai nasionalisme dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas serta menggunakan berbagai metode dalam penyampaian materi agar siswa tunagrahita lebih memahami materi yang disampaikan; (3) kepada peneliti selanjutnya, diharapkan lebih cermat dalam mencari program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita di SLB Pelita Qolbu Donomulyo Kabupaten Malang, hambatan dalam pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme pada siswa tunagrahita dan upaya mengatasi habatan dalam pelaksanaan program pembinaan karakter nasionalisme.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88551

Actions (login required)

View Item View Item