Penalaran moral warga yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Dusun Kalirejo, Desa Sumberdadi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar / Nila Fitri Kusuma Dewi

Dewi, Nila Fitri Kusuma (2020) Penalaran moral warga yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Dusun Kalirejo, Desa Sumberdadi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar / Nila Fitri Kusuma Dewi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Dewi, Nila Fitri Kusuma. 2019. Penalaran Moral Warga yang Menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Dusun Kalirejo, Desa Sumberdadi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewargaan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Margono, M.Pd., M.Si., (II) Drs. Ketut Diara Astawa, S.H., M.Si. Kata Kunci : Penalaran Moral, Warga, Tenaga Kerja Indonesia. Kurangnya lapangan pekerjaan dan tingginya jumlah angkatan kerja membuat warga memutuskan untuk bekerja ke daerah lain bahkan ke negara lain. Bekerja ke negara lain biasanya disebut dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Menjadi TKI bukanlah perkara yang mudah. Banyak risiko yang harus mereka hadapi ketika memutuskan untuk bekerja di luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penalaran moral warga yang menjadi TKI di Dusun Kalirejo, Desa Sumberdadi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar dan untuk memaparkan penyebab penalaran moral warga Dusun Kalirejo, Desa Sumberdadi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar menjadi TKI. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang diambil ada dua yakni sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari wawancara langsung kepada informan yang menjadi TKI. Sumber data sekunder diperoleh melalui wawancara dengan tetangga dan dari dokumen yang ada. Prosedur pengumpulan data melalui tiga teknik yakni observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis data Miles dan Huberman, proses analisis data yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan moral warga menjadi TKI adalah keluarga. Alasan ini dapat diklasifikasikan menjadi tiga alasan yakni untuk membiayai sekolah anak, memberi makan anak, dan membiayai keluarga. Akan tetapi beberapa dari mereka ada yang berakhir dengan perceraian. Membahagiakan keluarga tidak hanya dengan memberikan fasilitas yang lengkap, melainkan bisa dengan memberikan kasih sayang, kepercayaan antar keluarga, saling menjaga komunikasi dan yang lainnya. Tingkat penalaran moral warga yang menjadi TKI sampai pada tingkat penalaran konvensional dan tahap 3 norma interpersonal, karena alasan mereka memutuskan untuk menjadi TKI adalah orang terdekat yaitu keluarga. Penalaran moral mereka terhenti sampai tahap penalaran konvensional dikarenakan beberapa faktor yaitu kondisi ekonomi yang rendah, tingkat pendidikan rendah, kurangnya lapangan pekerjaan, dan rendahnya sumber daya manusia. Karena hal tersebut mengakibatkan penalaran moral mereka tidak berkembang dan hanya memikirkan cara untuk membahagiakan keluarga dengan memperbaiki perekonomian. Saran yang diajukan dalam penelitian ini yaitu: (1) warga seharusnya meningkatkan penalaran moral mereka sampai tahap penalaran post konvensional, sehingga mengurangi risiko perpisahan dalam keluarga; (2) warga yang menjadi TKI seharusnya mengembangkan pola pikir mereka bahwa uang bukanlah satu-satunya solusi untuk membahagiakan keluarga.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 17 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88545

Actions (login required)

View Item View Item