Nilai-nilai pancasila dalam perilaku sosial pedagang bawang di pasar tradisional Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi / Dyta Agnes Layung Sari

Sari, Dyta Agnes Layung (2020) Nilai-nilai pancasila dalam perilaku sosial pedagang bawang di pasar tradisional Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi / Dyta Agnes Layung Sari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sari, Dyta Agnes Layung. 2019. Nilai-Nilai Pancasila dalam Perilaku Sosial Pedagang Bawang di Pasar Tradisional Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. Margono, M.Pd, M.Si. (II) Drs. H. Petir Pudjantoro, M.Si. Kata Kunci : Nilai-nilai Pancasila, Perilaku Sosial, Pedagang Bawang Pancasila merupakan suatu pandangan hidup, kesadaran, cita-cita hukum dan moral luhur yang meliputi suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila secara yuridis formal menjadi dasar filsafat Negara Republik Indonesia. Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya merupakan satu kesatuan yang diabstraksikan menjadi lima nilai, yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan. Nilai terkandung cita-cita, harapan, dambaan, dan keharusan, sehingga berbicara tentang nilai, juga membicarakan tentang hal yang ideal, hal yang merupakan cita-cita, harapan, dambaan, dan keharusan. Perilaku manusia merupakan interaksi individu manusia dengan lingkungannya. Perilaku sosial adalah pola tingkah laku seseorang yang muncul di dalam kehidupan bermayarakat. Perilaku pedagang merupakan suatu tanggapan atau reaksi pedagang terhadap rangsangan atau lingkungan yang ada di sekitarnya. Pedagang adalah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Pedagang sembako adalah pedagang yang melakukan proses jual beli barang yang merupakan sembilan bahan pokok. Sembako mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masakan setiap hari. Bawang merupakan salah satu peranan penting untuk membuat masakan, dimana sebagian besar proses pembuatan masakan akan menggunakan bawang sebagai bahan utamanya. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui (1) mengetahui perilaku sosial pedagang bawang dalam mempersiapkan hingga proses jual-beli barang dagangan di pasar tradisional Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi; (2) mengidentifikasi Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam perilaku sosial pedagang bawang di pasar tradisional Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi; dan (3) memaparkan faktor yang menyebabkan perilaku sosial pedagang bawang di pasar tradisional Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung ke lapangan secara partisipatif, wawancara mendalam kepada informan, dan dokumentasi ke lokasi penelitian guna merekam segala aktifitas di lokasi penelitian. Teknik analisis yang digunakan yaitu milik Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Perilaku sosial pedagang bawang dalam mempersiapkan hingga proses jual-beli barang dagangan di pasar tradisional Desa Semberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, terdiri atas 2 klasifikasi yaitu perilaku saat proses mempersiapkan dan perilaku saat proses jual dan beli bawang. Proses mempersiapkan barang dagangan dimulai dari memasok bawang merah dan putih di pasar Genteng, strategi memasok bawang merah dan putih yang masih kotor, menetapkan harga sesuai dengan harga pasar, menggunakan timbangan tradisional, melakukan perawatan apabila terdapat pihak yang bertugas untuk mengambil timbangan, melakukan keterbukaan harga dengan pedagang bawang merah dan putih lainnya, dan melakukan kerjasama dengan pedagang lain. Proses jual dan beli bawang merah dan putih di pasar Sumberberas dimulai dengan cara memikat pembeli yang menggunakan keramahan sikap dan penawaran harga yang murah, memperkenankan pembeli untuk menawar harga dengan tidak menetapkan harga pas, memperkenankan pembeli untuk memilih bawang merah dan putih yang akan dibeli, melakukan perhitungan berat barang dengan dengan cara dilebihkan sedikit pada bagian berat barang, kecepatan pelayanan dan pemberian harga yang berbeda pada setiap pembeli, dan strategi yang digunakan saat bawang merah dan putih yang dijual di pasar Sumberberas tidak terjual habis. (2) Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam perilaku sosial pedagang bawang di pasar tradisional Desa Semberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, terdapat 5 nilai Pancasila yang muncul yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan. (3) Faktor yang menyebabkan perilaku sosial pedagang bawang di pasar tradisional Desa Semberberas Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, terdiri atas 5 faktor yang diantaranya yaitu: perilaku yang muncul karena minat pembeli, kepuasan pembeli, keinginan untuk mendapatkan keuntungan, menjaga hubungan baik antar pedagang, dan perilaku yang muncul karena pelayanan diperuntukkan bagi pelanggan atau bukan pelanggan. Saran yang diberikan peneliti setelah melakukan penelitian sebagai berikut: kepada pedagang bawang diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam berperilaku, baik dalam proses mempersiapkan barang dagangan maupun dalam proses jual dan beli bawang di pasar, sehingga tidak akan ada berbagai pihak yang akan mendapatkan kerugian oleh karenanya; kepada pembeli diharapkan juga dapat menjadikan nilai-nili Pancasila sebagai pedoman berperilaku saat proses membeli barang di pasar, sehingga perilaku pembeli juga akan memotivasi secara positif terhadap perilaku yang akan dimunculkan oleh pedagang; kepada pengelola pasar diharapkan dapat secara optimal melakukan pengelolaan dalam berjalannya sistem pasar yang baik dengan lebih bertanggung jawab dan transparan; kepada program studi s1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang, diharapkan lebih meningkatkan pengimplementasian Pancasila dalam bentuk beberapa program di masyarakat sehingga dapat membiasakan masyarakat untuk memahami nilai-nilai Pancasila; kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk mencari berbagai kekurangan di dalam penelitian ini, yang kemudian disandingkan dengan hasil dari penelitian yang telah dilakukan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88535

Actions (login required)

View Item View Item