Tradisi nyadran sebagai perwujudan toleransi antar umat beragama di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan / Alif Adellia Pratiwi

Pratiwi, Alif Adellia (2020) Tradisi nyadran sebagai perwujudan toleransi antar umat beragama di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan / Alif Adellia Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, Alif Adellia. 2019.Tradisi Nyadran sebagai Perwujudan Toleransi Antar Umat Beragama di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Drs. Margono, M.Pd, M.Si (2) Dr. Yuniastuti, S.H, M.Pd Kata Kunci: Tradisi, Nyadran, Toleransi, Umat Beragama. Terdapat desa di Lamongan yang masih kental dengan tradisi dan agama yang memiliki realitas relasi toleransi sosio kultur religi yang berbeda yang dapat dijadikan contoh bagi masyarakat Indonesia yang majemuk atau multikultur. Masyarakat masih memegang teguh dan menjalankan tradisi walaupun ada tiga agama yang berbeda di desa Balun, akan tetapi mereka saling berdampingan dan saling menjaga di tengah maraknya isu tentang perpecahan dan pertentangan karena perbedaan agama dan keyakinan Balun tetap eksis menjadi contoh perwujudan toleransi antar umat beragama yang dalam hal ini diwujudkan dalam tradisi nyadran. Banyak penelitian yang dilakukan di desa Balun dengan mengangkat tema tentang pola perilaku kerukunan masyarakat di desa Balun, akan tetapi belum banyak yang melakukan penelitian mengenai tradisi nyadran yang ada di desa Balun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui. : (1) Perwujudan toleransi antar umat beragama pada tradisi nyadran di desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan; (2) Penyebab toleransi antar umat beragama pada tradisi nyadran di desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan; (3) Prosesi pelaksanaan tradisi nyadran di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan; (4) Cara mempertahankan eksistensi tradisi nyadran di desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Sumber data yang dipakai yaitu informan yang terdiri dari juru kunci makam mbah Alun, tokoh agama Islam desa Balun, tokoh agama Kristen desa Balun, tokoh agama Hindu desa Balun, peziarah makam mbah Alun, anggota BPD desa Balun, dokumentasi pelaksanaan tradisi nyadran di desa Balun, dan dokumentasi yang terkait dengan perwujudan toleransi antar umat beragama di desa Balun. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan diakhiri penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan meningkatkan ketekunan. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan kemudian dijabarkan sebagai berikut. Pertama, Perwujudan toleransi antar umat beragama pada tradisi nyadran di desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan sebagai berikut; (a) pengelolaan makam secara bergiliran hingga bersama-sama, (b) masyarakat beda agama terlibat tradisi nyadran, (c) kerja bakti membersihkan makam dilakukan masyarakat desa Balun secara bersama-sama, (d) tidak pernah ada perselisihan mengenai keberadaan makam mbah Alun dan tradisi yang dilaksanakan di makam mbah Alun. Kedua, penyebab terdapat toleransi antar umat beragama pada tradisi nyadran di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan ada dua penyebab, yaitu mbah Alun identik dengan agama Islam dan agama Hindu, makam mbah Alun merupakan aset yang dimiliki desa bukan aset yang dimiliki satu agama. Ketiga, Prosesi pelaksanaan tradisi nyadran di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan digolongkan menjadi dua yaitu setiap penganten baru yang melangsungkan hajat pernikahan harus ke makam mbah Alun dan prosesi tradisi menghormati makam leluhur desa Balun yaitu mbah Alun dalam hal ini juga dilakukan pada hari Kamis Wage atau malam Jumat Kliwon dan Jumat Kliwon pagi. Keempat, Cara mempertahankan eksistensi tradisi nyadran di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan ditempuh melalui dua pihak yaitu Pemerintah Desa Balun dengan cara kepala desa Balun atau sekretaris desa Balun selalu mewanti-wanti warganya agar selalu menjaga kerukunan, program desa Balun untuk tahun ini dibuatkan kios-kios di sebelah lapangan untuk kios-kios anak karang taruna, pemerintah desa Balun selalu melibatkan masyarakat desanya untuk menjaga makam mbah Alun tanpa memandang agamanya apa tanpa pilih-pilih dan Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan cara bupati Lamongan meresmikan desa Balun sebagai desa wisata religi dan ziarah serta setiap peringatan hari jadi Lamongan selalu diadakan kunjungan khusus ke makam mbah Alun dari pemerintah kabupaten Lamongan. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh saran sebagai berikut: Bagi masyarakat luas hendaknya tradisi nyadran ini bisa dijaga kelestariannya dan dikenal oleh masyarakat luas sehingga tradisi nyadran ini tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui tradisi nyadran ini diharapkan masyarakat luas bisa tau bahwa toleransi dan kerukunan masyarakat yang sudah terjalin di desa Balun ini bisa dijadikan contoh agar tidak saling menjatuhkan dan tetap saling menjaga, bagi masyarakat desa Balun, diharapkan dapat terus menjaga kelestarian tradisi nyadran supaya tidak tergerus oleh perkembangan zaman serta bisa tetap menjaga nilai – nilai toleransi yang sudah terjalin selama berpuluhan tahun agar tidak terjadi konflik yang tidak di inginkan, bagi Mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan penelitian ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada calon peneliti lain untuk melakukan penelitian di Desa Balun mengenai nilai – nilai toleransi masyarakat Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88526

Actions (login required)

View Item View Item