Upaya pencegahan kecenderungan perilaku perundungan di kalangan siswa SMPN 2 Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang / Pingki Pratiwi

Pratiwi, Pingki (2020) Upaya pencegahan kecenderungan perilaku perundungan di kalangan siswa SMPN 2 Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang / Pingki Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, Pingki. 2019. Upaya Pencegahan Kecenderungan Perilaku Perundungan Dikalangan Siswa SMPN 2 Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H A Rosyid Al Atok, MPd MH (II) Dr. Nuruddin Hady, SH, M.H Kata kunci: Upaya, Pencegahan, Perilaku, Perundungan, Siswa Sekolah merupakan instansi yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru terhadap siswa. Selain proses belajar dan mengajar yang dapat dilakukan di sekolah, hal positif lainnya adalah bersosialisasi dengan orang lain. Akan tetapi, masih kerap dijumpai beberapa kasus penyimpangan ketika bersosialisasi salah satunya adalah adanya perilaku perundungan. Perundungan di sekolah bukanlah hal yang baru dan menjadi salah satu catatan buruk dalam dunia pendidikan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMPN 2 Tumpang dalam bentuk wawancara dengan salah satu informan, diperoleh suatu informasi bahwa perundungan masih kerap dijumpai. Informan juga menjelaskan bahwa perundungan juga terjadi dikelasnya, mereka kerap kali melakukannya dengan alasan ini hanya bergurau meskipun mereka sadar jika yang dilakukannya merupakan perilaku perundungan. Maka dari itu, untuk mencegah kecenderungan perilaku perundungan perlu adanya upaya pencegahan. Semua pihak di sekolah memiliki perannya masing-masing untuk mencegah kecenderungan perilaku perundungan, yaitu kepala sekolah dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk perilaku perundungan dikalangan siswa di SMPN 2 Tumpang, upaya pencegahan kecenderungan perilaku perundungan dikalangan siswa SMPN 2 Tumpang, kendala yang dihadapi dan cara mengatasi kendala dalam pencegahan kecenderungan perilaku perundungan dikalangan siswa SMPN 2 Tumpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di SMPN 2 Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Sumber data primer penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKn, guru BK, dan guru Tatib. Sedangkan sumber data sekundernya adalah hasil pengamatan peneliti dan dokumen peneliti. Data yang diperoleh peneliti berasal dari hasil wawancara, observasi dan studi dokumen. Kemudian untuk menguji validitas data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan perpanjangan pengamatan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut. (1) bentuk perundungan yang sering dijumpai di SMPN 2 Tumpang adalah perundungan secara verbal, non-verbal dan fisik ringan. Ketika dijumpai perilaku perundungan, maka terdapat siswa yang menjadi pelaku dan korban dari perundungan. Pelaku perundungan cenderung berasal dari siswa laki-laki. Memiliki penampilan yang berbeda dari siswa yang lain, yaitu ketika menggunakan seragam tidak rapi, sopan santun terhadap guru kurang dan mudah marah. Sedangkan dari korban perundungan memiliki penampilan yang lebih rapi, lugu, pendiam, dan pemalu. (2) Upaya pencegahan yang dilakukan oleh pihak disekolah dalam mencegah kecenderungan perilaku perundungan yaitu dengan mengefektifkan 3 unsur yang terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat; melakukan sosialisasi tentang perundungan dan tips agar tidak menjadi korban perundungan yang dilakukan oleh guru BK; melalui kegiatan rutin keagamaan; dan tata tertib sekolah yang didalamnya mencantumkan salah satu bentuk perundungan yaitu secara fisik. (3) Kendala yang dialami yaitu kurangnya pengawasan dan perhatian orang tua ketika dirumah, dan siswa yang bermasalah berangkat dari keluarga yang bermasalah pula, serta terdapat beberapa siswa yang tidak memiliki efek jera (4) Meskipun demikian kendala tersebut dapat diatasi, yaitu dengan cara mengefektifkan kedua unsur yang terdiri dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah; menanamkan sikap peduli, tanggung jawab, sikap disiplin, rasa sosial yang tinggi dan takut terhadap Tuhan Yang Maha Esa; rutin melakukan kegiatan agama; dan melakukan sosialisasi tata tertib setiap hari senin pada saat upacara bendera yang dilakukan oleh guru tata tertib. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarakan: (1) Disarankan kepada siswa untuk meningkatkan kepedulian pada siswa lain untuk meminimalisir perilaku perundungan dikalangan siswa SMPN 2 Tumpang. (2) Disarankan kepada guru untuk membuat media berupa leaflet ditujukan kepada seluruh siswa siswi SMPN 2 Tumpang yang berisi pengetahuan tentang perundungan. (3) Disarankan kepada kepala sekolah untuk mengembangkan upaya pencegahan kecenderungan perundungan khususnya dalam menangani siswa yang bermasalah berangkat dari keluarga bermasalah. (4) Disarankan kepada mahasiswa dan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan melakukan tindakan preventif tentang perilaku perundungan dalam masyarakat. Agar pencegahan perilaku perundungan di sekolah dapat berjalan secara maksimal. (5) Disarankan untuk peneliti selanjutnya melakukan penelitian tentang pencegahan perilaku perundungan melalui pendekatan lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88523

Actions (login required)

View Item View Item