Program penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman / Septi Kurnia Putri Adiningrum

Adiningrum, Septi Kurnia Putri (2019) Program penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman / Septi Kurnia Putri Adiningrum. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Adiningrum, Septi Kurnia Putri 2019. Pendidikan Penguatan Karakter melalui Ekstrakurikuler Reog Kendang di SMAN 1 Kauman. Skripsi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Margono, M.Pd, M.Si (2) Drs. Suparman AW, SH, M.Hum Kata Kunci: Penguatan Pendidikan Karakter, Ekstrakurikuler, Reog Kendang Ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran yang dilakukan diluar lingkungan sekolah maupun di dalam lingkungan sekolah untuk memperkaya dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki. Salah satu ekstrakurikuler yang ada di SMAN 1 Kauman yaitu ekstrakurikuler Reog Kendang. Reog Kendang merupakan tari tradisional yang berasal dari Kabupaten Tulungagung yang harus dilestarikan. Akan tetapi siswa di SMAN 1 Kauman kurang mempunyai rasa nasioanlisme dan kurang berminat terhadap kebudayaan daerahnya. Penguatan Pendidikan Karakter merupakan sesuatu yang penting untuk membentuk generasi muda yang berkualitas juga merupakan salah satu alat untuk membimbing peserta didik agar menjadi lebih baik. Berdasarkan Perpres Nomor 87 tahun 2017 tentang Pendidikan Penguatan Karakter bahwa PPK didefinisikan sebagai gerakan pendidikan dibawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk olah pikir, olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Progam Pendidikan Karakter dibuat agar siswa dapat melestarikan kebudayaan lokal yang ada di daerahnya dan memiliki rasa untuk menjadikan kebudayaan tersebut menjadi kekayaan nusantara. Penelitian yang berjudul “Progam Penguatan Pendidikan Karakter mealui Ekstrakurikuler Reog Kendang di SMAN 1 Kauman” bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan progam penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman (2) menggali nilai-nilai yang dikembangkan dalam pelaksanaan progam penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman (3) mengetahui kendala dalam pelaksanaan progam penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman (4) memberikan solusi untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan progam penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai pengumpul data dan instrument aktif. Lokasi penelitian di SMAN 1 Kauman berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta no 67 Tulungagung. Sumber data terbagi menjadi dua yaitu sumber data sekunder yang diperoleh dari hasil dokumentasi dan sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif. Pengecekan kebasahan data menggunakan triangulasi pengumpulan data, triangulasi sumber data dan pengecekan data dan informasi. Hasil penelitian ini antara lain (1) pelaksanaan progam penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler reog kendang di SMAN 1 Kauman yaitu latihan, pementasan Reog Kendang, alat music Reog Kendang, gerakan tari Reog Kendang, dan kostum tari Reog Kendang. (2) nilai-nilai yang terkandung dalam penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler Reog Kendang di SMAN 1 Kauman yaitu nilai karakter religius diwujudkan dalam gerak sumi langit yang artinya memohon doa kepada sang pencipta, nilai karakter nasionalis diwujudkan dalam gerak tanjak menggambarkan prajurit yang gagah dalam membela negara, nilai karakter integritas diwujudkan dalam gerak ngongak sumur yang menggambarkan bahwa sebagai manusia harus selalu rendah hati, nilai karakter mandiri diwujudkan dalam pembagian tugas untuk setiap anggota ekstrakurikuler, nilai karakter gotong rotong diwujudkan dalam kekompakan dan teamwork ketika penampilan dalam pementasan. (3) kendala yang dialami yaitu kurangnya minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler Reog Kendang, pemerintah kurang focus dalam menangani kesenian, kurangnya biaya untuk ekstrakurikuler reog kendang, kurangnya pelatih yang mendampingi saat latihan. (4) upaya untuk mengatasi kendala yaitu memberikan motivasi kepada siswa untuk mencintai dan melestarikan kesenian yang ada di daerahnya, pemerintah mengadakan event atau lomba tentang kesenian, dibuat uang kas untuk memperbaiki kerusakan pada alat yang digunakan dalam latihan. Saran yang diberikan oleh penulis (1) sekolah hendaknya lebih memotivasi siswa untuk mencintai dan melestarikan kesenian tradisional, (2) latihan ekstrakurikuler diharapkan dapat ditambah untuk memaksimalkan dalam penanaman pendidikan karakter, (3) sekolah lebih memfasilitasi ekstrakurikuler Reog Kendang, (4) menambah tenaga pelatih agar ketika salah satu pelatih berhalangan hadir masih ada pelatih lain yang memantau jalannya latihan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88495

Actions (login required)

View Item View Item