Perspektif masyarakat terhadap minuman tuak (studi masyarakat di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabuoaten Tuban) / Ilham Lazuardy

Lazuardy, Ilham (2018) Perspektif masyarakat terhadap minuman tuak (studi masyarakat di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabuoaten Tuban) / Ilham Lazuardy. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Lazuardy, Ilham. 2018. Perspektif Masyarakat Terhadap Minuman Tuak (Studi Masyarakat di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban). Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr Didik Sukriono S.H., M.Hum. (II) Drs. Margono, M.Pd., Kata Kunci: Perspektif Masyarakat Terhadap Budaya, Minuman Tuak. Perspektif masyarakat tuban sendiri menangapi terhadap minuman tuak ini sangatlah hal yang biasa, akan tetapi jika mengkonsumsi nya terlalu berlebihan akan berakibatkan berdampak efek buruk bagi si peminum tuak tersebut. Memang tak seluruh warung di Tuban menyediakan minuman tuak. Sifat minuman tuak ini yang tak bisa bertahan lama, seacara tak langsung menghambat distribusinya. Hanya warung di sekitar Kecamatan Tuban, Semanding Palang dan Plumpang yang kerap di jumpai banyak warung yang berjulan minuman Tuak. Perspektif masyarakat budaya minum tuak sebagai minuman yang diharamkan oleh agama juga ikut membentuk terbatasnya peredaran minuman tuak di masyarakat Tuban. Minuman tuak ini yang telah menjadi ciri khas masyarakat Tuban, ada kaitannya dengan status sosial ekonomi seseorang yang melaksanakan acara perkumpulan kecil-kecilan, tetapi jika dilihat dari segi kebiasaan mengkonsumsi minuman tuak, setiap orang bebas untuk mengkonsumsi tanpa dipengaruhi oleh status sosial ekonomi masyarakat, serta tidak ada larangan untuk meminum tuak bagi siapapun yang mengkonsumsinya, pada umumnya minuman tuak adalah minuman yang berawal dari budaya asli orang Toraja bukan daerah lain, namun seiringnya dengan perkembangan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan, budaya mengkonsumsi minuman beralkohol di perayaan pesta adat orang Toraja telah dipengaruhi oleh kebudayaan lain. Rumusan masalah yang akan diteliti pada penelitian ini adalah tentang bagaimana sejarah minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, bagaimana cara pembuatan minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, apa dampak positif dan negatif sejak timbul adanya minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, bagaimana perspektif Masyarakat Terhadap Budaya Minuman Tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Sedangkan tujuan dari penelitian adalah untuk untuk mendeskripsikan Sejarah minuman (tuak) di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, untuk mengetahui cara pembuatan minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, untuk mengetahui dampak positif dan negatif minuman Tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, untuk mengetahui perspektif masyarakat terhadap budaya minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh yaitu informan dan dokumen. Informan disini yaitu informan dari Desa Gedongombo, informasi dari Home Produksi Minuman Tuak Desa Gedongombo. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan diakhiri penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data temuan dilakukan dengan cara triangulasi. Triangulasi teknik pengujian data ini dilakukan dengan membandingkan antara wawancara dan dokumentasi. ii Berdasarkan data yang telah dikumpulkan diperoleh temuan penelitian sebagai berikut. Pertama, sejarah minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Kedua cara pembuatan minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Sedangkan proses pembuatan minuman tuak ini sangat sederhana sekali di ambil dari tetesan pohon nira dan pohon enau (aren) kemudian di ambil getah dan di fermentasi beberapa hari.Ketiga,dampak mengkonsumsi minuman tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban pada dasarnya minuman tuak memiliki dampak positi dan dampak negatif. Dampak possitifnya yaitu baik bagi kesehatan dan bisa menjadi obat tradisional untuk mengatasi penyakit di abetes dan penyakit kencing batu, sedangkan dampak negatifnya bagi kesehtan sangat buruk yaitu bisa terkena memicunya penyakit maag, sedangkan memicu penyakit maag tersebut karena terlalu sering mengkonsumsi minuman tuak dalam keadaan perut kosong dan dapatb terkena penyakit permasalahan jantung karena bisa merusak gula darah bagi kesehatan diri sendiri.Keempat,perspektif masyarakat Tuban terhadap budaya minum tuak di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban perspektif masyarakat Tuban mengenai tradisi/budaya minum tuak yaitu bagi masyarakat tuban menjadi hal biasa dan dari dulu mulai dari zaman nenek moyang samapai sekarang sudah menjadi tradisi turun-temurun dan ada kaitannya dengan status sosial ekonomi masyarakat Tuban meskipun rata-rata perkerjaannya yaitu nelayan dan petani sebagaian besar masyarakat memiliki inisiatif dengan berjualan minuman tuak dengan di home produksinya masing-masing agar mendapatkan biaya sampingan , tetapi jika dilihat dari segi kebiasaan mengkonsumsi minuman tuak, setiap orang bebas untuk mengkonsumsi tanpa dipengaruhi oleh status sosial ekonomi masyarakat, serta tidak ada larangan untuk meminum tuak bagi siapapun yang mengkonsumsinya, pada umumnya minuman tuak adalah minuman yang berawal dari budaya asli orang Toraja bukan daerah lain, namun seiringnya dengan perkembangan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan, budaya mengkonsumsi minuman beralkohol di perayaan pesta adat orang Toraja telah dipengaruhi oleh kebudayaan lain. Saran yang diberikan peneliti setelah melakukan penelitian ini sebagai berikut. Bagi Kepala Desa Gedongombo, Dalam upaya bagi pemerintah desa Gedongombo seharunya melarang adanya minuman tuak yang masih tetap beredar di pinggir-pinggir jalan, dan menegur para peminum tuak terutama anak-anak yang masih di bawah umur. Bagi masyarakat penikmat minuman tuak di Tuban, sebaiknya agar masyarakat memilik kerukunan dengan adanya mengadakan perkumpulan-perkumpulan atau pesta kecil-kecilan, tetap terjaga kerukunan antar masyarakat yang satu dengan yang lain dan tidak terjadi dengan hal-hal yang negatif seperti: Perkelahian dll. Bagi Remaja Masyarakat Tuban Agara remaja bisa mengerti dan memahami dampak bahaya minuman beralkohol tersebut (minuman tuak) bagi kesehatan diri sendiri dan tidak seacara terus menerus untuk mengkonsumsi minuman tuak tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/88408

Actions (login required)

View Item View Item