Pengaruh latihan jump to box terhadap power otot tungkai penjaga gawang Akademi Arema FC usia 17-19 tahun / Muhammad I. Faisol

Faisol, Muhammad I. (2019) Pengaruh latihan jump to box terhadap power otot tungkai penjaga gawang Akademi Arema FC usia 17-19 tahun / Muhammad I. Faisol. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Faisol, Muhammad I. 2019. Pengaruh Latihan Jump To Box Terhadap Power Otot Tungkai Penjaga Gawang Akademi Arema FC Usia 17-19 Tahun. Skripsi. Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Imam Hariadi, M.Kes. Kata kunci: latihan jump to box, power, dan sepak bola. Permainan sepak bola adalah permainan bola besar yang dimainkan oleh 2 tim, setiap tim terdiri dari 11 pemain. Tujuan dari permainan sepak bola adalah memasukkan bola ke gawang lawan dan melindungi gawangnya agar tidak kemasukan. Hal terpenting yang harus dimiliki pada penjaga gawang adalah reaksi, tangkapan, dan lompatan. Dibutuhkan lompatan yang tinggi pada saat mengambil operan bola dari lawan di udara (crossing) atau menyelamatkan bola dari tendangan lawan dengan raihan tangan yang membutuhkan lompatan yang tinggi, dalam arah vertikal dan beberapa lainnya di arah horizontal. Peranan daya ledak otot tungkai pada teknik lompatan yang dapat kita lihat pada teknik tangkapan diving dan tangkapan overhead. Penelitian ini menggunakan rancangan pra-eksperimental dengan toal sampling pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini, yaitu 8 penjaga gawang Arema FC usia 17 hingga 19 tahun. Kelompok eksperimen diberikan program latihan dari peneliti berupa latihan jump to box selama 6 minggu 24 kali pertemuan dengan frekuensi 5 kali latihan dalam 1 minggu. Pengambilan data dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pre-test yang dilakukan sebelum perlakuan dan post-test dilakukan setelah pertemuan terakhir. Instrumen tes menggunakan vertical jump untuk mengukur kemampuan power otot tungkai penjaga gawang Akademi Arema FC usia 17-19 tahun. Setelah hasil tes terkumpul, selanjutnya dilakukan analisis menggunakan teknik analisis uji t amatan ulangan. Hasil dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis uji t dengan taraf signifikansi α = 0,05%. Hasil test awal (pretest) memperoeh hasil rata-rata skor (mean) 34,9, setelah diberikan perlakuan yaitu menjalani program latiha plyometric jump to box selama 6 minggu 24 kali pertemua, pada tes kahir (posttest) penjaga gawang Akademi AREMA FC usia 17-19 tahun memperoleh hasil rata-rata (mean) 37,9. Hasil uji-t diperoleh Thitung = 7,763 lebih besar dari Ttabel = 2,447. Maka hipotesis nihil yang menyatakan tidak ada perbedaan mean antara hasil tes awal dab tes akhir nilai power otot tungkai ditolak, sehingga ada perbedaan yang signifikan antara tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan latihan jump to box terhadap peningkatan power otot tungkai pada penjaga gawang Akademi AREMA FC usia 17-19 tahun.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) > S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/87388

Actions (login required)

View Item View Item