Hubungan antara kekuatan otot lengan, otot tungkai, otot perut dan kecepatan lari 60 meter dengan kecepatan memanjat tebing kategori speed classic usia 16-18 tahun di Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bojonegoro / Muhamad Barik Abdillah Fuadi

Fuadi, Muhamad Barik Abdillah (2019) Hubungan antara kekuatan otot lengan, otot tungkai, otot perut dan kecepatan lari 60 meter dengan kecepatan memanjat tebing kategori speed classic usia 16-18 tahun di Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bojonegoro / Muhamad Barik Abdillah Fuadi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fuadi, Muhamad Barik Abdillah . 2019. Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan, Otot Tungkai, Otot Perut dan Kecepatan Lari 60 Meter dengan Kecepatan Memanjat Tebing kategori Speed Usia 16-18 Tahun di Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bojonegoro. Skripsi. Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I). Drs. Supriatna, M. Pd. (II) Dra. Sulistyorini, M. Pd. Kata Kunci: kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai, kekuatan otot perut, kecepatan lari dan kecepatan memanjat Olahraga panjat tebing saat ini mulai di gemari oleh masyarakat khususnya pemuda-pemudi karena salah satu olahraga yang penuh tantangan. Olahraga panjat tebing terbagi menjadi dua macam yaitu panjat tebing yang dilakukam di panjat tebing (alam) dan panjat tebing yang dilakukan di panjat dinding (buatan). Mencapai puncak tebing dengan cepat pemanjat harus mempunyai kekuatan lengan yang baik, otot perut, otot tungkai, dan kecepatan lari 60 meter. Seorang pemanjat untuk mencapai puncak tebing diperlukan keterampilan dan kondisi fisik yang baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetauhi hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan, otot tungkai, otot perut dan kecepatan lari 60 meter dengan kecepatan memanjat tebing Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian korelasional menggunakan teknik “korelasi berganda (multiple correlation), digunakan untuk menghitung kecenderungan hubungan antara satu variabel tergantung (variabel kriterion) dengan dua atau lebih variabel bebas (variabel prediktor). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kecepatan memanjat tebing sebesar 0,634 (diterima) dengan sumbangan relatif 40,10%, tidak ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing sebesar 0,365 (ditolak) dengan sumbangan relatif 13,4%, tidak ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan kecepatan memanjat tebing sebesar 0,242 (ditolak) dengan sumbangan relatif 0,59%, tidak ada hubungan yang signifikan antara kecepatan lari 60 meter dengan kecepatan memanjat tebing sebesar 0,170 (ditolak) dengan sumbangan relatif 0,29%. Secara bersama-sama hasil penelitian antara kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai, kekuatan otot perut, kecepatan lari 60 meter dan kecepatan memanjat tebing sebesar 0,741 dengan sumbangan relatif 54,90%. Hubungan dari masing-masing variabel dapat dikategorikan kuat karena berdasarkan tabel intepretasi koefisien korelasi berada pada angka koefisien korelasi 0,6-0,8.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) > S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/87323

Actions (login required)

View Item View Item