Hubungan aktivitas fisik dan pola makan dengan status obesitas pada siswa kelas VII SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang / Yuliana

Yuliana (2020) Hubungan aktivitas fisik dan pola makan dengan status obesitas pada siswa kelas VII SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang / Yuliana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Yuliana. 2019. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Pola Makan Terhadap Status Obesitas Pada Siswa Kelas VIISMPN 2 Bantur Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Pola Makan, Status Obesitas. Sebagian besar orangtua dari anak yang mempunyai berat badan berlebih di SMPN 2 Bantur sama-sama bekerja dengan jam kerja pagi hingga sore, terdapat beberapa siswa yang mempunyai hanya ibu dan bekerja di Luar Negeri untuk mencari nafkah, terdapat juga siswa yang hanya mempunyai ayah dan bekerja dari pagi hingga petang. Dari penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa segala macam aktivitas termasuk aktivitas fisik dan pola makan anak tidak terkontrol dengan baik karena kurangnya perhatian dan arahan dari orangtua yang sibuk mencari nafkah untuk keluarga, kebanyakan siswa makanan makanan yang siap saji seperti mie instan, roti ataupun yang lain-lain. Aktivitas fisik juga kurang terkontrol karena kurangnya arahan dari orangtua maka anak bebas main game terumata game online, game ini bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa melakukan aktivitas fisik, maka anak akan mudah mengalami obesitas karena asupan nutrisi yang masuk tidak seimbang dengan kebutuhan energi yang dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari aktivitas fisik dan pola makan terhadap status obesitas pada siswa KelasVII SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang. Hal ini dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi obesitas yang salah satunya adalah aktivitas fisik dan pola makan. Dalam penelitian ini dilakukan uji korelasi untuk mencari hubungan dari aktivitas fisik dan pola makan terhadap status obesitas. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif jenis penelitian ini adalah korelasional. Jumlah jumlah populasi adalah 55 siswa dan sampel diambil siswa yang paling memenuhi kriteria yaitu siswa yang memiliki kriteria IMT &#8805; 23,00 bagi perempuan dan IMT &#8805; 25,00 bagi laki-laki, maka jumlah sampel adalah 40 siswa dengan mengukur antropometri setiap siswa dan menghitung Indek Massa Tubuh (IMT) dan menggunakan kuesioner Physical Activity Quetionnaire for Children (PAQ-C). Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara aktivitas fisik dengan status obesitas pada siswa laki-laki, dari hasil uji statistik dengan menggunakan pearson correlationdidapat rtabel0,381 dan rhitung 0,462maka rhitung lebih besar dari rtabel. Juga ada hubungan antara pola makan dengan status obesitas siswa laki-laki, dari hasil uji statistik dengan menggunakan pearson correlation didapat rtabel 0,381 dan rhitung0,430 maka rhitung lebih besar dari rtabel. Dari uji statistik dengan menggunakan Korelasi Berganda didapat sig.F Change0,004<&#945;=0,05 maka H0 ditolak, dengan nilai RSquare sebesar 0,369 dan R sebesar 0,607 yang menunjukkan pengaruh sedang antara aktivitas fisik dengan pola makan terhadap status obesitas, data tersebut menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan status obesitas siswa laki-laki SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang.Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan status obesitas pada siswa perempuan, dari hasil uji statistik dengan menggunakan pearson correlationdidapat rtabel 0,553 dan rhitung 0,364maka rhitung lebih kecil dari rtabel. Juga tidak ada hubungan antara pola makan dengan status obesitas siswa perempuan, dari hasil uji statistik dengan menggunakan pearson correlation didapat rtabel 0,553 dan rhitung0,389 maka rhitung lebih kecil dari rtabel. Dari uji statistik dengan menggunakan Korelasi Berganda didapat sig.F Change0,177>&#945;=0,05 maka H0 diterima, dengan nilai RSquare sebesar 0,293 dan R sebesar 0,541yang menunjukkan pengaruh sedang antara aktivitas fisik dengan pola makan terhadap obesitas, data tersebut menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan status obesitas siswa perempuan SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang. Berdasarkan paparan data hasil penelitian dan pembahasan, maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dan pola makan terhadap status obesitas siswa laki-laki Kelas VII SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan pola makan terhadap status obesitas siswa perempuan Kelas VII SMPN 2 Bantur Kabupaten Malang.Disarankanmelakukan penelitian lebih lanjut dan memberikan informasi dan penyuluhan tentang aktivitas fisik baik dengan malibatkan seluruh anggota gerak tubuh dan pola makan baik dengan teratur dan seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh dan komposisi tubuh yang ideal. Karena aktivitas fisik dan pola makan yang teratur dan seimbang dapat membuat anak lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK) > S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/87234

Actions (login required)

View Item View Item