Hubungan status gizi dan perkembangan motorik kasar pada anak Kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu / Zidna Isnawati Fahima Dini

Dini, Zidna Isnawati Fahima (2018) Hubungan status gizi dan perkembangan motorik kasar pada anak Kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu / Zidna Isnawati Fahima Dini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Dini, Zidna Isnawati Fahima. 2018. Hubungan Status Gizi dan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Kelompok A di PAUD Percontohan Hajjah Mariyam Kota Batu. Skripsi Prodi S1 ÔÇô Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Wayan Sutama, M.Pd., (II) Nur Anisa, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: Status Gizi, Motorik Kasar, Kelompok A Faktor gizi yang baik dipercaya dapat mendukung pertumbuhan fisik motorik anak. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti pada anak kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu dari 66 jumlah anak ditemukan terdapat 24 anak yang diduga memiliki masalah gizi. Selain itu, masih terdapat 37% anak yang perkembangan motoriknya belum sesuai harapan. Berdasarakan hasil studi pendahuluan tersebut peneliti ingin mengetahui bagaimanakah keadan status gizi dan perkembangan motorik kasar anak, serta apakah terdapat hubungan antara status gizi dan perkembangan motorik kasar pada anak kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ekplanasi. Desain yang digunakan yaitu cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 66 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan TGMD-2nd Edition. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan data keadaan status gizi menggunakan perhitungan IMT/U tergolong cukup baik, 2 responden yang memiliki badan kurus dan sangat kurus (2%), 7 responden gemuk (11%), 5 responden obesitas (8%), dan normal sebanyak 52 responden (79%). Perkembangan motorik kasar berdasarkan hasil TGMD-2 Sebanyak 19 responden (29%) belum mampu menyelesaikan 75% kriteria tes dengan baik (kurang), 29 responden (44%) mampu menyelesaikan tes 75-90% kriteria tes (cukup), dan sebanyak 27 responden mampu menyelesaikan 90-100% kriteria tes (baik) yang diujikan. Hasil perhitungan korelasi Product Moment Pearson menunjukkan nilai sig sebesar 0,538. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif signifikan antara kedua variabel. Saran bagi orang tua perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak agar gizi yang dibutuhkan sesuai dan tercukupi dengan baik, serta perlu adanya stimulasi pada aspek motorik kasar agar perkembangannya tercapai secara optimal. Bagi sekolah perlu adanya sosialisasi tumbuh kembang. Bagi Peneliti selanjutnya dapat mengadakan penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain yang dapat memengaruhi perkembangan motorik kasar anak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/8563

Actions (login required)

View Item View Item