Pengasuhan orang tua dalam sibling rivalry dan dampak terhadap perkembangan sosial emosional anak (studi kasus sibling 1 dan sibling 2 di Kabupaten Lamongan) / Zuhriyyatul Aimmah

Aimmah, Zuhriyyatul (2018) Pengasuhan orang tua dalam sibling rivalry dan dampak terhadap perkembangan sosial emosional anak (studi kasus sibling 1 dan sibling 2 di Kabupaten Lamongan) / Zuhriyyatul Aimmah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Aimmah, Zuhriyyatul. 2018. Pengasuhan Orang Tua dalam Sibling Rivalry dan Dampak Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak (Studi Kasus Pada Sibling 1 dan Sibling 2 Di Kabupaten Lamongan). Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra sekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tomas Iriyanto, S.Pd., M.Pd, (II) Evania Yafie, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Pengasuhan, Sibling Rivalry, Sosial Emosional Anak. Suatu keluarga hendaknya terjalin interaksi yang baik. Interaksi anak dengan orang tua dan dengan saudara. Interaksi anak dengan orang tua berlangsung dalam proses pengasuhan. Sedangkan interaksi anak dengan saudara terjadi ketika anak bersama saudaranya. Interaksi yang terjalin akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Khususnya perkembangan sosial emosional. Jika interaksi anak dengan saudara tidak harmonis, atau sibling rivalry dan dipadukan dengan pengasuhan dari orang tua yang tidak sesuai maka akan berdampak pada perkembangan sosial emosional anak ketika berinteraksi dengan orang lain baik di lingkungan rumah maupun di sekolah. Hasil observasi awal peneliti menemukan 2 subjek yang mengalami sibling rivalry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengasuhan orang tua dalam sibling rivalry dan perilaku sosial emosional yang dimunculkan oleh anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan 3 metode dalam pengambilan data yaitu: (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Didukung dengan bukti dari ketiga metode tersebut dalam lampiran catatan lapangan, catatan wawancara dan lembar dokumentasi. Terdapat 4 tahapan analisis data yaitu: (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan gambaran pengasuhan dari keluarga A dalam sibling 1 yaitu otoritarian. Perilaku yang dimunculkan subjek 1 adalah 1) kerjasama, 2) persaingan, 3) simpati, 4) ketergantungan, 5) kemurahan hati 6) negativisme, 7) agresi, dan 8) egosentrisme. Pengasuhan keluarga B dalam sibling 2 yaitu otoritatif atau orang tua membebaskan anak untuk melakukan sesuatu namun masih mengendalikan. Sedangkan pada subjek 2 adalah 1) kerjasama, 2) persaingan, 3) kemurahan, 4) simpati, 5) empati, 6) sikap ramah, 7) kelekatan, 8) negativisme, 9) agresi, 10) mengejek, 11) egosentrisme, 12) antagonisme jenis kelamin. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pengasuhan keluarga A yang otoritarian menyebabkan anak mengalami sibling rivalry dan berdampak pada sikap tidak peduli anak kepada orang lain karena subjek 1 berada pada masa egosentris. Pada keluarga B pengasuhan demokratis menjadikan anak mengalami sibling rivalry namun berdampak pada perilaku kemandirian pada subjek 2.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/8551

Actions (login required)

View Item View Item