Perbedaan pemahaman konsep rangkaian listrik dengan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir deduktif dibandingkan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir induktif pada siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang / Wasingul Maula

Maula, Wasingul (2020) Perbedaan pemahaman konsep rangkaian listrik dengan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir deduktif dibandingkan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir induktif pada siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang / Wasingul Maula. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Maula, Wasingul, 2019. Perbedaan Pemahaman Konsep Rangkaian Listrik dengan Penerapan CTL Dipadu Pendekatan Berpikir Deduktif Dibandingkan Penerapan CTL Dipadu Pendekatan Berpikir Induktif pada Siswa Kelas X SMK PGRI 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T. (II) Dr. Eng. Anik Nur Handayani, S.T., M.T. Keywords: Perbedaan, Pemahaman Konsep, CTL, Pendekatan Deduktif, Pendekatan Induktif,. Kompetensi yang diharapkan pada mata pelajaran Rangkaian Listrik adalah siswa memiliki pemahaman konsep yang tinggi. Pembelajaran Rangkaian Listrik erat kaitannya dengan pemahaman konsep Rangkaian Listrik siswa. Tingkat pemahaman konsep siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep rangkaian listrik dengan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir deduktif pada siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang, (2) mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep rangkaian listrik dengan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir induktif pada siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang, (3) mengetahui signifikansi pemahaman konsep rangkaian listrik dengan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir deduktif dibandingkan penerapan CTL dipadu pendekatan berpikir induktif pada siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Eksperimen Semu dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X Listrik Pembangkit di SMK PGRI 3 Malang yang terdaftar pada tahun ajaran 2019/2020. Instrumen pengukuran berupa soal pre-test untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan soal post-test untuk hasil pemahaman konsep siswa, aspek yang diukur adalah aspek kognitif siswa. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik Independent Sample t-Test, berbantuan Software SPSS 25 for Windows. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,006, dimana 0,006 < 0,05 menunjukkan terdapat signifikansi dari kedua model dan strategi yang digunakan. Perbedaan terhadap hasil penelitian juga dapat dilihat berdasarkan 3 hal berikut: (1) kelas eksperimen 1 memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi yakni sebesar 85,33 daripada kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 81,13, (2) pemahaman konsep kelas eksperimen 1 lebih tinggi yakni sebesar 85%, daripada kelas eksperimen 2 dengan ketuntasan belajarnya sebesar 80,7%, (3) perolehan gain score kelas eksperimen 1 lebih tinggi yakni 0,84, daripada kelas eksperimen 2 yakni 0,80. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran yang menggunakan model CTL dipadu pendekatan berpikir deduktif lebih tinggi terhadap tingkat pemahaman konsep siswa daripada pembelajaran yang menggunakan CTL dipadu pendekatan berpikir induktif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/85424

Actions (login required)

View Item View Item