Perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi ITL karena penerapan model "CBL" dipadu strategi metakognitif dibandingkan model "PBL" dipadu strategi metakognitif pada siswa kelas XI TITL SMKN 1 Singosari / Muhammad Fauzi Al-Asy'ari

Al-Asy'ari, Muhammad Fauzi (2020) Perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi ITL karena penerapan model "CBL" dipadu strategi metakognitif dibandingkan model "PBL" dipadu strategi metakognitif pada siswa kelas XI TITL SMKN 1 Singosari / Muhammad Fauzi Al-Asy'ari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Al-asy’ari, Muhammad Fauzi. 2019. Perbedaan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi ITL Karena Penerapan Model “CBL” Dipadu Strategi Metakognitif Dibandingkan Model “PBL” Dipadu Strategi Metakognitif Pada Siswa Kelas XI TITL SMKN 1 Singosari. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T. (2) Drs. Hari Putranto, M.Pd. Kata Kunci : Challenge Based Learning, Problem Based Learning, Strategi Metakognitif, HOTS, Pembelajaran Instalasi Tenaga Listrik. Penelitian eksperimen ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat pada siswa kelas XI TITL di SMKN 1 Singosari. Permasalahan yang terjadi yaitu penerapan soal ulangan yang diterapkan masih belum membelajarkan HOTS. Soal HOTS akan diterapkan untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi seperti ujian CPNS atau SBMPTN. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya eksperimen perbandingan model pembelajaran yang inovatif seperti Challenge Based learning yang dipadu Metacognitif Strategy dan Problem Based Learning yang dipadu Metacognitif Strategy. Tujuan utama penelitian ini adalah referensi pembelajaran inovatif yang dapat membelajarkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan meningkatkan hasil belajar. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen semu (Quasi Experiment research) dengan “Pre-Test Post-Test Design”. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas XI TITL A sebagai kelompok eksperimen A dengan jumlah 34 dan siswa kelas XI TITL B sebagai kelompok eksperimen B dengan jumlah 35. Kelompok eksperimen A diberi perlakuan model CBL yang dipadu Strategi metakognitif sedangkan kelompok eksperimen B diberi perlakuan model PBL yang dipadu Strategi metakognitif. Instrument yang digunakan berupa soal essay. Uji coba reliabilitas soal diperoleh nilai cronbach’s alpha =0,728. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Post-Test setelah diberi perlakuan model pembelajaran CBL yang dipadu MS adalah 84,85 untuk kelompok A. Kelompok B dengan perlakuan model PBL yang dipadu MS mendapat nilai rata-rata Post-test adalah 80,26. Kedua kelas akan dilakukan uji t dengan rumus Independent sampel t – test dengan bantuan software SPSS 21.0 yang menghasilkan nilai 0,026 yang berarti kurang dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara model pembelajaran Challenge Based learning dipadu Strategi metakognitif dengan Problem Based Learning Strategi metakognitif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut hasil perbedaan kedua model tersebut, model Challenge Based learning yang dipadu Strategi metakognitif lebih baik dibandingkan model Problem Based Learning dipadu Strategi metakognitif hasil belajar HOTS.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/85416

Actions (login required)

View Item View Item