Pengembangan trainer kendali tangki cairan berbasis smart relay untuk siswa Program Keahlian Teknik Otomasi Industri di SMK / Arta Ainur Rofiq

Rofiq, Arta Ainur (2019) Pengembangan trainer kendali tangki cairan berbasis smart relay untuk siswa Program Keahlian Teknik Otomasi Industri di SMK / Arta Ainur Rofiq. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Rofiq, ArtaAinur. 2019. Pengembangan Trainer KendaliTangkiCairanBerbasisSmartRelayuntukSiswa Program Keahlian Teknik OtomasiIndustri di SMK. Skripsi. S1 Pendidikan Teknik Elektro. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Slamet Wibawanto, M.T. (2) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Kata kunci:Trainer KendaliTangkiCairan, Smart Relay , Teknik OtomasiIndustri. SMK merupakan salah satujenjangpendidikantingkatmenengah yang mempersiapkanpesertadidikmemilikiketerampilantertentusebagaibekaluntukmemasuki dunia kerja. Keterampilanpesertadidikdidapatkanmelaluipembelajaranpraktikum yang dilakukanselama di sekolah. Oleh karenaitufasilitas yang ada di sekolahsecarabertahapharusnyadilengkapigunamengasahketerampilan para pesertadidik. Berdasarkanhasilobservasi dan wawancara yang telahdilaksanakandenganketuajurusanteknikketenagalistrikan di SMKN 3 Jombangdidapatkaninformasibahwasanyabelumtersedianya trainer yang menunjangpraktikumkendali level cairan. Berdasarkanpermasalahantersebut,makadikembangkanlah media pembelajaranberupa trainer kendalitangkicairan. Pengembangan trainer tersebutdidukungdengan KIKD pada kurikulum 2013 revisi 2017 yaitu :kompetensidasar 3.12 yaitusiswamampumelakukanpemasanganinstalasisistemkontroldengan PLC dan kompetensidasar 4.12. yaitumenginstalasi PLC sebagaipengendalisistemotomasiindustri. Model pengembangan yang digunakandalampenelitianinimenggunakan model pengembanganmodifikasidimanamerujukdaritiga model pengembangan yang sudahadameliputi : ADDIE, Dick And Carey dan Borg and Gall. Langkah-langkahdari model pengembangantersebutdirujukkemudiandisesuaikandengankebutuhan. Berikutlangkah-langkah model pengembanganmodifikasimeliputi : 1) identifikasimasalah; 2) pengumpulan data; 3) perumusantujuan; 4) desainproduk; 5) validasidesain; 6) revisidesain; 7) Pengembangan; 8) uji cobaproduk; 9) revisiproduk; 10) uji cobapemakaian; 11) revisi uji cobapemakaian; 12) produkakhir. Subyek uji cobadalampenelitianiniterdapat 2 macamyaitu validator dan siswakelas XII TOI yang sedangmenempuhmatapelajaran SKT. Jenis data yang digunakanyaitu data kuantitatif yang diperolehdariskorangketdari validator dan siswa. Sedangkan data kuantitatifdidapatkandarikritik dan saran yang membangunbaikdari validator maupunsiswa. Berdasarkanhasilpenelitian yang telahdilaksanakandidapatkannilaipersentasekelayakan trainer sebesar 93% denganketerangansangat valid dan dapatlangsungdigunakantanpaperlurevisi. Kelayakanjobsheetmemperolehnilaipersentasesebesar 94% denganketerangansangat valid dan dapatlangsungdigunakantanpaperlurevisi. Kelayakanbukupanduanmemperolehnilaipersentasesebesar 94% denganketerangansangat valid dan dapatlangsungdigunakantanpaperlurevisi. berdasarkanpemaparandarihasil data tersebut, trainer kendalitangkicairanberbasis smart relay untuksiswa program keahlian TOI di SMK dinyatakansangat valid dan layakuntukdigunakandalampembelajarandisekolah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/85401

Actions (login required)

View Item View Item