Analisis hasil pengukuran luas lahan menggunakan total station dan google earth / Rochmatullah

Rochmatullah (2020) Analisis hasil pengukuran luas lahan menggunakan total station dan google earth / Rochmatullah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Rochmatullah. 2019. Analisis Hasil Pengukuran Luas Lahan Menggunakan Total Station dan Google Earth. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ir. Titi Rahayuningsih, M.Si. (II) M. Musthofa Al Ansyorie, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: pengukuran luas lahan, total station, google earth. Pengukuran luas lahan menggunakan pesawat Total Station merupakan pengukuran langsung di lapangan dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Dijelaskan pada jurnal Suheny, dkk (2016) bahwa “hasil analisis pengukuran koordinat menggunakan pesawat total station dengan ketelitian sudut hingga 8” dengan GPS geodetik spectra SP 90 adalah 0,009 m”. Selain itu saat ini mulai dikembangkan pengukuran luas lahan menggunakan citra satelit salah satunya menggunakan perangkat lunak Google Earth. Perangkat lunak Google Earth menurut kesimpulan Zulkarnain (2012) pada penelitiannya dijelaskan bahwa “memiliki kesalahan sebesar 0,11% dibanding dengan luas asli”. Namun hingga saat ini belum ada perbandingan hasil pengukuran luas lahan yang menjelaskan antara pengukuran menggunakan pesawat Total Station dan perangkat lunak Google Earth. Tujuan penelitian sebagai berikut: 1). mengetahui hasil pengukuran luas lahan menggunakan pesawat Total Station dan perangkat lunak Google Earth; 2). membandingkan hasil pengukuran luas lahan menggunakan pesawat Total Station dan perangkat lunak Google Earth. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis pendekatan penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian deskriptif. Analisis hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji beda dengan Independent Sample T-test untuk mengetahui adakah perbedaan hasil pengukuran luas lahan menggunakan pesawat Total Station dan perangkat lunak Google Earth. Penelitian ini dilakukan pada dua lahan yaitu lahan datar yang berada di kawasan kampus I Universitas Negeri Malang dan lahan miring di kawasan Perumahan Villa Puncak Tidar dengan menggunakan kedua alat tersebut. Pengukuran hasil luas lahan dengan kedua alat tersebut dihitung menggunakan perangkat lunak Auotcad. Hasil penelitian menunjukan bahwa perhitungan luas lahan datar menggunakan pesawat Total Station yaitu 414.307,7546 m2 sedangkan perangkat lunak Google Earth yaitu 414.341,5298 m2 dan luas lahan miring menggunakan pesawat Total Station yaitu 111.589,6097 m2 sedangkan perangkat lunak Google Earth yaitu 111.679,9888 m2, oleh sebab itu didapatkan nilai Fhitung= 1,000<Ftabel= 4,890 untuk lahan datar dan Fhitung= 1,000<Ftabel= 5,390 untuk lahan miring yang berarti varian data sama, setelah di uji t didapatkan nilai thitung= 0,000 dan didapatkan niali sig. (2-tailed)= 1,000>0,01, hal ini berarti bahwa Ha (Hipotesis yang diajukan) ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan pada hasil pengukuran luas lahan menggunakan pesawat Total Station dan perangkat lunak Google Earth.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/83865

Actions (login required)

View Item View Item