Analisis kekasaran baja AISI 304 akibat variasi parameter pada proses roughing CNC turning menggunakan pahat cermet / Nugroho Setyo Pambudi

Pambudi, Nugroho Setyo (2020) Analisis kekasaran baja AISI 304 akibat variasi parameter pada proses roughing CNC turning menggunakan pahat cermet / Nugroho Setyo Pambudi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pambudi, Nugroho Setyo. 2019. Analisis Kekasaran Baja AISI 304 Akibat Variasi Parameter pada Proses Roughing CNC Turning Menggunakan Pahat Cermet Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Imam Sudjono, M.T., (II) Agus Suyetno, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: Putaran spindel, kecepatan gerak makan, turning, CNC bubut, kekasaran permukaan. Tolok ukur utama dari proses produksi adalah tingkat kekasaran permukaan benda kerja yang sangat mempengaruhi mutu produk yang dihasilkan agar dapat mencapai tingkat kekasaran yang rendah dan sesuai dengan standar, maka diperlukan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kekasaran pada proses produksi adalah kecepatan spindle, kedalaman pemakanan, gerak pemakanan, kondisi mesin, bahan benda kerja, bentuk ujung mata potong pahat, pendinginan, dan operator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan baja AISI 304 akibat variasi kecepatan spindel dan gerak makan. Metode yang digunakan adalah pre–experimental design dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Kecepatan putaran spindel yang digunakan adalah 1990 rpm, 2100 rpm, dan 2300 rpm, sedangkan gerak makan yang digunakan adalah 0,18 mm/rev, 0,23 mm/rev, dan 0,28 mm/rev. Mesin Turning CNC merek Leadwell (Model Leadwell-F1) dan alat potong yang digunakan pada penenlitian ini adalah pahat insert merek Mitsubishi dengan standar ISO CNMNG120404-MA, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan alat ukur untuk mengukur kekasaran permukaan benda kerja adalah Surface Roughness Test Mitutoyo Portable Surftest SJ 301 series. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permukaan yang baik adalah permukaan dengan nilai kekasaran yang relatif rendah dimana semakin rendah nilai kekasaran maka hal itu menunjukkan permukaan benda kerja semakin halus. Adapun dalam penelitian ini, parameter yang baik digunakan untuk memperoleh permukaan yang halus yaitu putaran mesin tinggi dan kecepatan gerak makan rendah, sebagaimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa putaran mesin yang tinggi mencapai 2300 Rpm dan gerak makan yang rendah mencapai 0,18 mm/rev menghasilkan tingkat kekasaran permukaan yang rendah mencapai 2,17 µm. Sedangkan yang paling tinggi diperoleh pada putaran mesin rendah dan gerak makan tinggi yang mencapai 1900 Rpm dan 0,28 mm/rev dengan nilai kekasaran permukaan sebesar 4,43 µm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/82521

Actions (login required)

View Item View Item