Analisis tingkat kekasaran pada proses facing pemesinan frais dengan variasi putaran spindle, feed rate, dan penggunaan pendingin pada baja S 50 C / Rezki Eko Hadi Saputro

Saputro, Rezki Eko Hadi (2020) Analisis tingkat kekasaran pada proses facing pemesinan frais dengan variasi putaran spindle, feed rate, dan penggunaan pendingin pada baja S 50 C / Rezki Eko Hadi Saputro. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Saputro, Rezki Eko Hadi. 2019. Analisis Tingkat Kekasaran Pada Proses Facing Pemesinan Frais Dengan Variasi Putaran Spindle, Feed Rate, Dan Penggunaan Pendingin Pada Baja S 50 C. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sunomo, M.Pd., (II) Agus Suyetno, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: putaran spindle, feed rate, facing, mesin frais konvensional, penggunaan pendingin, kekasaran permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai hasil pengaruh dari putaran spindle, feed rate dan penggunaan pendingin terhadap kekasaran permukaan baja S 50 C pada proses facing dengan menggunakan mesin frais konvensional. Dalam rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian pre–experimental design dengan metode one–shot case study, dimana sekelompok sampel diberikan perlakuan dan berikutnya diobservasi untuk mengetahui hasilnya. Parameter pemesinan yang digunakan adalah putaran spindle (360 rpm, 490 rpm, 720 rpm), feed rate (30 mm/menit, 50 mm/menit, 100 mm/menit) dan penggunaan pendingin. alat potong yang digunakan penelitian ini adalah pahat insert karbida ISO BDMT11T308ER–JT merek Kyocera. Media pendingin yang digunakan jenis coolant dromus. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kekasaran permukaan benda kerja adalah Surface Roughness Test Mitutoyo Portable Surftest SJ 301 series. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulan bahwa putaran spindle, feed rate, dan penggunaan pendingin sangat berpengaruh terhadap kekasaran permukaan baja S 50 C. Hal ini terbukti semakin cepat putaran spindle, maka samakin rendah tingkat kekasarannya. Begitu pula semakin tinggi feed rate, maka gesekan yang timbulkan semakin tinggi sehingga hasilnya kasar. Metode tanpa penggunaan pendingin dan menggunakan pendingin memiliki perbedaan tersendiri terhadap kekasaran permukaan yang dihasilkan. Dimana menggunakan pendingin memiliki tingkat kekasaran yang lebih rendah dibanding tanpa menggunakan pendingin. Oleh karena itu, untuk mendapatkan permukaan yang halus perlu memperhatikan putaran spindle, feed rate, dan penggunaan pendingin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/82517

Actions (login required)

View Item View Item