Faktor-faktor penghambat implementasi kurikulum 2013 kelas produktif Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK di Kabupaten Tulungagung / Sulthon Adi Pamungkas

Pamungkas, Sulthon Adi (2019) Faktor-faktor penghambat implementasi kurikulum 2013 kelas produktif Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK di Kabupaten Tulungagung / Sulthon Adi Pamungkas. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pamungkas, Sulthon Adi. 2019. Faktor-Faktor Penghambat Implementasi Kurikulum 2013 Kelas Produktif Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK di Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yoto, S.T., M.Pd., M.M., (2) Marsono, S.Pd.T., M.Pd., Ph.D. Kata kunci: faktor penghambat, implementasi kurikulum, kurikulum 2013 Kurikulum 2013 merupakan acuan pembelajaran yang banyak diterapkan saat ini. Penerapan kurikulum 2013 menekankan pada upaya pendidik dalam memberikan motivasi dan peningkatan keterampilan kepada peserta didik. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif, serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Pada kurikulum 2013, pendidik menempati kedudukan sentral, sebab peranannya sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan kurikulum. Pendidik harus mampu menerjemahkan dan menjabarkan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik melalui proses pembelajaran di sekolah. Pendidik tidak membuat atau menyusun kurikulum, tetapi menggunakan kurikulum, menjabarkannya, serta melaksanakannya melalui suatu proses pembelajaran. Kurikulum diperuntukkan bagi peserta didik melalui pendidik yang secara nyata memberikan pengaruh kepada peserta didik selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat hambatan pelaksanaan kurikulum 2013 pada kelas produktif program keahlian teknik pemesinan SMK di Kabupaten Tulungagung dilihat dari faktor pendidik, (2) mengetahui tingkat hambatan pelaksanaan kurikulum 2013 pada kelas produktif program keahlian teknik pemesinan SMK di Kabupaten Tulungagung dilihat dari faktor peserta didik, (3) mengetahui tingkat hambatan pelaksanaan kurikulum 2013 pada kelas produktif program keahlian teknik pemesinan SMK di Kabupaten Tulungagung dilihat dari faktor sarana dan prasarana. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pendidik kelas produktif program keahlian teknik pemesinan SMK se-Kabupaten Tulungagung. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan teknik perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidik memiliki tingkat hambatan sebesar 47,95% dengan kategori cukup menghambat. Faktor peserta didik memiliki tingkat hambatan sebesar 65,80% dengan kategori hambatan yang tinggi. Faktor sarana prasarana memiliki tingkat hambatan sebesar 74,04 % dengan kategori hambatan yang tinggi. Dengan demikian penyelenggara pendidikan perlu melakukan tindak lanjut mengenai faktor pendidik, peserta didik dan sarana prasarana dalam pelaksanaan pembelajaran agar implementasi kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/82514

Actions (login required)

View Item View Item