Analisis kelengkapan sarana dan prasarana bengkel pengelasan terhadap hasil praktikum siswa SMK Kota dan Kabupaten Malang / Aldis Nuruddin Islami

Islami, Aldis Nuruddin (2019) Analisis kelengkapan sarana dan prasarana bengkel pengelasan terhadap hasil praktikum siswa SMK Kota dan Kabupaten Malang / Aldis Nuruddin Islami. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Islami, Aldis Nuruddin. 2017. Analisis Kelengkapan Sarana Dan Prasarana Bengkel Pengelasan Terhadap Hasil Praktikum Siswa Smk Kota Dan Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, universitas negeri malang. Pembimbing (I):, Pembimbing (II): Kata Kunci: kelengkapan sarana prasarana pengelasan, hasil praktikum Upaya untuk meningkatkan kompetensi peserta didik yang optimal dalam praktikum pengelasan dibutuhkan sarana dan prasarana bengkel pengelasan yang lengkap dan mengakomodasi seluruh peserta didik. Sarana dan prasana tersebut memiliki peran penting untuk menunjang keberlangsungan pembelajaran pada SMK khususnya pada jurusan pemesinan. Selain menunjang pembelajaran, adanya sarana dan prasarana yang baik akan mempengaruhi lulusan SMK untuk lebih mudah mencari pekerjaan sesuai dengan program keahliannya. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 Tahun 2008 tentang standar sarana dan prasarana untuk Sekolah Menengah Kejuruan/ Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), sebuah satuan pendidikan terutama SMK harus mempunyai bengkel atau tempat praktik yang memadai Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Variabel pada penelitian ini yaitu fasilitas sarana prasarana bengkel las (X1) variabel bebas, sedangkan hasil belajar praktikum (Y) merupakan variabel terikat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, angket, dokumentasi dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan uji regresi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Sarana dan prasarana di masing-masing sekolah objek penelitian terdapat sejumlah perbedaan. Pada SMKN 1 Singosari dari kelima aspek penelitian, memiliki rata-rata 3,12 dengan persentase 78% dan berkategori layak. Pada SMK PGRI 3 Malang dari kelima aspek kelima aspek penelitian, memiliki rata-rata 3,06 dengan persentase 76% dan berkategori layak. Sedangkan pada SMKN 1 Singosari dari kelima aspek penelitian, memiliki rata-rata 3,20 dan berkategori sangat layak. Ditinjau dari ketiga hasil rata-rata dan persentase ketiga objek penelitian yaitu SMKN 1 Singosari, SMK PGRI 3 Malang dan SMKN 1 Singosari didapatkan hasil yang memiliki kelayakan sangat layak adalah objek SMKN 1 Singosari dengan rata-rata sebesar 3,20 dan persentasenya 80%. Selanjutnya, berdasarkan hasil corelation product moment pearson menunjukkan bahwa korelasi Kelayakan sarana prasarana dengan Hasil belajar praktikum sebesar 0.864 dengan tingkat siginfikansi 0,000, karena berada dibawah 0,05 maka korelasi antara Kelayakan sarana prasarana dengan Hasil belajar praktikum memiliki hubungan yang signifikan dan positif. Sedangkan, hasil Koefisien determinan (R2) variabel Kelayakan sarana prasarana sebesar 0.305 yang berarti sumbangan efektif dari Kelayakan sarana prasarana terhadap Hasil belajar praktikum sebesar 30.5% sedangkan pengaruh faktor lain terhadap Hasil belajar praktikum sebesar 69.5%. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, maka peneliti bermaksud menyampaikan saran-saran sebagai berikut: 1. Bagi SMK di Kota dan Kabupaten Malang: a). Diharapkan dapat mengoptimalkan ketersediaan sarana dan prasarana bengkel las agar hasil belajar praktikum siswa dapat lebih optimal. b). Sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan penambahan sarana dan prasarana praktikum pengelasan. 2. Bagi Guru Praktikum: Diharapkan mampu mengoptimalkan proses pembelajaran terutama mengenai materi tentang las. 3). Bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang: Sebagai alternatif pembelajaran yang berhubungan dengan praktikum las, dengan adanya penelitian ini, diharapkan mahasiswa dapat mengoptimalkan dan menggunakan bahan ajar yang sudah ada mengenai las sebagai sumber belajar dan media pembelajaran untuk menambah pengetahuan dan keterampilan mengenai las. 4). Bagi Peneliti Selanjutnya: Sebagai bahan referensi dalam penelitian lain yang sejenis dan / atau mengembangkan penelitian ini dengan judul / tema yang lebih memperkuat menindak lanjuti penelitian ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/82512

Actions (login required)

View Item View Item