Pengaruh kelelahan emosional terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja guru (studi pada guru di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen dan SMK Cendika Bangsa Kepanjen kabupaten Malang) / Imam Izzuddin Ilmi

Ilmi, Imam Izzuddin (2020) Pengaruh kelelahan emosional terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja guru (studi pada guru di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen dan SMK Cendika Bangsa Kepanjen kabupaten Malang) / Imam Izzuddin Ilmi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ilmi, Imam Izzuddin. 2019. Pengaruh Kelelahan Emosional Terhadap Kinerja Guru Melalui Kepuasan Kerja Guru di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen dan SMK Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M. Kata Kunci: kelelahan emosional, kepuasan kerja guru, kinerja guru Sumber daya manusia merupakan aspek yang sangat penting dalam mencapai suatu tujuan dalam sebuah institusi, karena motor penggerak seluruh aktivitas institusi adalah sumber daya manusianya. Dalam dunia pendidikan pada khususnya di sekolah, guru merupakan pendidik profesional yang mengemban tugas, fungsi, dan peran yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa karena gurulah yang terlibat langsung dalam proses belajar mengajar. Guru dalam melaksanakan pekerjaannya perlu memberikan hasil yang lebih baik dari yang telah ditetapkan, namun dalam praktiknya terkadang masih terdapat guru yang kurang mampu melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kinerja guru merupakan bentuk produktifitas atau pencapaian kerja seorang guru dalam melaksanakan suatu tugas dan tujuan dari pada pekerjaannya yang sesuai dengan tanggung jawab yang telah ditetapkan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, seperti halnya mengenai permasalahan kelelahan emosional yang dialaminya dan kepuasan kerja yang dirasakannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kelelahan emosional, kepuasan kerja guru, serta kinerja guru; (2) menguji pengaruh secara langsung kelelahan emosional terhadap kepuasan kerja guru; (3) menguji pengaruh secara langsung kelelahan emosional terhadap kinerja guru; (4) menguji pengaruh secara langsung kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru; dan (5) menguji pengaruh secara tidak langsung kelelahan emosional terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk dalam jenis penelitian penjelasan (explanatory research). Populasi dari penelitian ini sebanyak 102 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sehingga didapat sampel sebanyak 81 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Alat ukur yang digunakan untuk menilai jawaban dari responden menggunakan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis jalur (path analysis) untuk menguji variabel kelelahan emosional, variabel kepuasan kerja guru, dan variabel kinerja guru. Data diolah menggunakan Software IBM SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kelelahan emosional yang dialami oleh guru termasuk dalam kategori cukup tinggi, sedangkan kepuasan kerja dan kinerja guru termasuk dalam kategori tinggi; (2) terdapat pengaruh secara langsung, negatif, dan signifikan kelelahan emosional terhadap kepuasan kerja guru; (3) terdapat pengaruh secara langsung, negatif, dan signifikan kelelahan emosional terhadap kinerja guru; (4) terdapat pengaruh secara langsung, positif, dan signifikan kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru; dan (5) terdapat pengaruh secara tidak langsung, negatif, dan signifikan kelelahan emosional terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja guru. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan peneliti yaitu: (1) kepada institusi sekolah hendaknya lebih memperhatikan lagi kondisi dan meminimalisir dampak buruk yang disebabkan kelelahan emosional yang dialami oleh dewan guru. Karena kelelahan emosional yang dialaminya dapat mengganggu segala aktivitas pekerjaan dewan guru dan terganggunya proses belajar mengajar. Selanjutnya, mengenai kepuasan kerja yang dirasakan oleh dewan guru hendaknya tetap dipertahankan dan ditingkatkan, dan alangkah baiknya pihak sekolah lebih memperhatikan lagi mengenai kesejahteraan dewan guru dalam hal ini adanya ketidakpuasan mengenai gaji dan insentif. Lalu, mengenai kinerja dewan guru hendaknya tetap dipertahankan dan ditingkatkan, dan alangkah baiknya pula pihak sekolah lebih menekankan kembali kepada dewan guru untuk memberikan pendekatan yang lebih baik, akurat, dan lembut dalam menghadapi berbagai macam karakteristik siswa-siswinya; dan (2) kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan variabel lain diluar variabel penelitian ini. Sehingga, hasilnya pun lebih bervariasi dengan kualitas yang lebih baik serta dapat memberikan sumbangsih dalam ilmu pengetahuan dalam bidang manajemen sumber daya manusia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/78820

Actions (login required)

View Item View Item