Pengaruh pendidikan kewirausahaan dan kegiatan praktik di Unit Penjualan Jasa (UPJ) terhadap minat berwirausaha melalui kepribadian wirausaha siswa kelas XII Pemasaran SMK Islam Batu / Vina Tri Habsari Kusuma Ningrum

Ningrum, Vina Tri Habsari Kusuma (2019) Pengaruh pendidikan kewirausahaan dan kegiatan praktik di Unit Penjualan Jasa (UPJ) terhadap minat berwirausaha melalui kepribadian wirausaha siswa kelas XII Pemasaran SMK Islam Batu / Vina Tri Habsari Kusuma Ningrum. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Ningrum, Vina, T, H, K. 2019. Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Kegiatan Praktik di Unit Penjualan Jasa (UPJ) Terhadap Minat Berwirausaha Melalui Kepribadian Wirausaha Siswa Kelas XII Pemasaran SMK Islam Batu. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Agus Hermawan, M.Si, GradDipMGT., MBus Kata Kunci : Pendidikan Kewirausahaan, Kegiatan Praktik di Unit Penjualan Jasa (UPJ), Minat Berwirausaha, Kepribadian Wirausaha Minat berwirausaha siswa di SMK Islam Batu masih rendah, hal ini selaras dengan hasil wawancara dengan guru kewirausahaan, menyatakan bahwa hanya 25% siswa yang berwirausaha setelah lulus dari SMK dan wawancara siswa SMK Islam mengenai minat berwirausaha yang menyatakan bahwa mereka lebih tertarik untuk bekerja setelah lulus dari SMK. Untuk meningkatkan minat berwirausaha siswa kelas XII Pemasaran di SMK Islam Batu dapat dilakukan dengan melaksanakan pembelajaran kewirausahaan dan kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) sehingga dapat mengembangkan kepribadian siswa dalam berwirausaha. karena kepribadian merupakan salah satu faktor yang mempertimbangkan karir atau pekerjaan yang akan dipilih, semakin matang kepribadian seseorang akan jauh lebih siap dalam menghadapi segala permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi pendidikan kewirausahaan, kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ), minat berwirausaha, kepribadian wirausaha. (2) pengaruh pendidikan kewiraushaan terhadap kepribadian wirausaha. (3) pengaruh kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) terhadap kepribadian wirausaha. (4) pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha. (5) pengaruh kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) terhadap minat berwirausaha. (6) pengaruh kepribadian wirausaha terhadap minat berwirausaha. (7) pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausah melalui kepribadian wirausaha. (8) pengaruh kegiatan praktik di unit penjualan (UPJ) terhadap minat berwirausah melalui kepribadian wirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur serta uji hipotesis menggunakan uji t dan sobel test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 85 siswa dengan menggunakan sampel jenuh, sehingga semua jumlah populasi digunakan sebagai sampel karena jumlah kurang dari seratus responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan juga dokumentasi. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa: (1) Pendidikan kewirausahaan siswa kelas XII Pemasaran di SMK Islam Batu dikategorikan sangat baik (2) Kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) siswa kelas XII Pemasaran di SMK Islam Batu dikategorikan sangat baik. (3) Minat berwirausaha siswa kelas XII Pemasaran di SMK Islam Batu dikategorikan sangat tinggi. (4) Kepribadian wirausaha siswa kelas XII Pemasaran di SMK Islam Batu dikategorikan baik. (5) Pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepribadian wirausaha. (6) Kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepribadian wirausaha. (7) Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. (8) Kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirasuaha. (9) Kepribadian wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. (10) Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha melalui kepribadian wirausaha, dan variabel kepribadian wirausaha mampu memediasi pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha. (11) Kegiatan Praktik di unit penjualan jasa (UPJ) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha melalui kepribadian wirausaha, dan variabel kepribadian wirausaha tidak mampu memediasi kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ). Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya pengaruh variabel pendidikan kewirausahaan, kegiatan praktik di unit penjualan jasa (UPJ) terhadap minat berwirausaha melalui kepribadian wirausaha sebesar 62,1% sedangkan sisanya dipengaruh oleh variabel lain diluar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan: (1) Penguatan Mata Diklat Kewirausahaan di tingkat SMK karena 7% siswa kelas XII Pemasaran kurang dan tidak setuju membuka usaha setelah lulus dari SMK. (2) Menyediakan lingkungan tempat tinggal yang kondusif untuk berwirausaha, karena 14,1% siswa menyatakan bahwa lingkungan tempat tinggalnya kurang dan tidak mendukung mereka dalam membuka usaha baru. (3) Meningkatkan kepercayaan diri siswa dengan melakukan pembelajaran atau praktik, karena 9% siswa dinilai bahwa mereka tidak yakin dengan keberlangsungan usaha mereka. (4) Meningkatkan kemandirian siswa melalui penugasan secara individu sehingga mereka bisa bertanggung jawab atas tugas mereka sendiri tidak mengandalkan teman kelompoknya, karena 12,9% dinilai bahwa mereka sangat kurang memiliki kemandirian dalam menjalankan usaha. (5) Guru memberikan pengertian dan penjelasan kepada siswa bahwa setiap masalah yang dihadapi dapat dijadikan pengalaman mereka dalam menjalankan usaha, karena 10,6% siswa dinilai masih kurang menggunakan kegagalan atau masalah yang pernah dihadapai sebagai pengalaman. (6) Guru memberikan penugasan yang lebih menantang, menghadapkan siswa dengan beberapa sudi kasus, karena 7% siswa dinilai tidak menyukai tantangan. (7) Memberikan tugas kelompok pada siswa dan memiliki tanggung jawab setiap anggota kelompok, sehingga mereka belajar berani mengambil keputusan yang memiliki risiko cukup besar, karena 7% siswa dinilai bukan merupaka orang yang berani mengambil risiko. (8) Penguatan dalam materi perencanaan bisnis, sehingga siswa dapat melakukan perencanaan dan memperkecil risiko, karena 14,1% siswa dinilai belum mampu melakukan perencanaan dna pengendalian usaha. (9) Sekolah menambah bahan bacaan mengenai wirausaha dan menunjukkan orang yang berhasil dalam bidang wirausahasebagai motivator, karena 23,5% siswa dinilai masih kurang suka membaca buku dan bertanya pada orang yang berpengalaman pada bidangnya. (10) Penguatan dalam materi perencanaan dan strategi, karena 10,6% siswa dinilai belum dapat melakukan perencanaan dan strategi secara matang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Tata Niaga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/78451

Actions (login required)

View Item View Item