Perbedaan kesadaran diri dan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) dan pembelajaran konvensional materi kelarutan dan hasil kelarutan / Septiana Eka Indarti

Indarti, Septiana Eka (2019) Perbedaan kesadaran diri dan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) dan pembelajaran konvensional materi kelarutan dan hasil kelarutan / Septiana Eka Indarti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Indarti, Septiana Eka. 2019. Perbedaan Kesadaran Diri dan Pemahaman Konsep Siswa pada Model Pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) dan Pembelajaran Konvensional Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan . Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Oktavia Sulistina, S.Pd., M.Pd., (II) Drs. H. Ridwan Joharmawan, M.Si. Kata Kunci: Argument Driven Inquiry , konvensional, kesadaran diri, kelarutan dan hasil kali kelarutan Kesadaran diri siswa terutama dalam mempelajari ilmu kimia erat hubungannya dengan perolehan hasil pembelajaran yang maksimal. Penggunaan model pembelajaran ADI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep-konsep kimia, salah satunya pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Banyak konsep-konsep pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan, seperti pada pokok bahasan kejenuhan larutan, pengaruh ion senama terhadap kelarutan, serta pengaruh pH terhadap kelarutan yang sukar dipahami oleh siswa. Kemampuan siswa dalam mengkonstruksi konsep tidak terlepas dari kesadaran siswa untuk terus belajar mencari ilmu pengetahuan yang lebih mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kesadaran diri dan pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Karangbinangun dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI yang terdiri dari 5 kelas. Penentuan sampel penelitian yang digunakan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Kelas eksperimen dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry), kelas kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hasil tes pemahaman konsep dan kesadaran diri siswa dianalisis secara statistik inferensial menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05 menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kesadaran diri siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) lebih baik dibandingkan kesadaran diri siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Rata-rata nilai kesadaran diri kelas eksperimen lebih tinggi (75,79) dibandingkan kelas kontrol (68,88). (2) Pemahaman konsep siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ADI (Argument Driven Inquiry) berbeda dengan pemahaman konsep siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Pemahaman konsep siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata nilai hasil tes pemahaman konsep siswa kelas eksperimen lebih tinggi (73,33) dibandingkan hasil belajar siswa kontrol (66,91).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/76914

Actions (login required)

View Item View Item